Universitas Muslim Indonesia Pengurus Lembaga Mahasiswa UMI Dibekali Pendidikan Karakter SMAN 8 Maros Gandeng LPDKI Gelar Zikir & Doa Akbar UMI Miliki Lapangan Parkir Baru Tahun ini, UMI Terima Mahasiswa 4.000 Awali Kegiatan, UMI Kembali Gelar Zikir Akbar Fakultas Kedokteran Gigi UMI Optimalkan Proses Belajar Aktif Alfamart Jajaki Kerjasama dengan UMI UMI Siapkan Peserta ON MIPA Zikir & Doa Bersama Siswa SMAN 1 Bontoramba Jeneponto Pengusaha Malaysia Ajak Mahasiswa UMI Jadi Pengusaha Muda

Kajian Hadis Turmuzi tentang Saudara Susuan

Kajian Hadis Turmuzi tentang Saudara Susuan berlangsung di masjid kampus 2 UMI (5/4). Pembicara Dr.H.M.Thahir Bandu,MA. Hadir Ketua LPDKI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA, para wakil dekan IV UMI, sejumlah dosen dan mahasiswa (I) UMI.

Menurut H.Tahir Bandu, “Salah satu yang haram dinikahi adalah saudara sesusuan. Misalnya ada sepupu anak yang menyusu pada ibunya, maka orang yang sesusuan itu tidak boleh dinikahkan karena pernah sesusuan. Pada jaman nabi pernah ada suami istri (pasutri) yang ketika kecil pernah sesusuan, sehingga Nabi meminta pasutri tersebut untuk bercerai. Memang pada masa Nabi, ada ibu-ibu yang mencari anak susuan, sehingga sering ada orang yang sesusuan tapi lain ibu”, urainya.

Lanjut dikatakan bahwa jika ada bayi orang lain yang pernah menyusu  pada istri anda, maka anak anda tidak boleh menikahi anak yang menyusu tersebut kelak setelah dewasa, karena ini haram hukumnya menurut Islam.

(Humas UMI)


E-Campus

Social Blogging

Blogging platform dengan Wordpress dan forum diskusi

Jurnal Penelitian

Direktori jurnal penelitian dosen setiap fakultas

E-Learning

Media Perkuliahan online

SIMAK

Sistem Informasi Akademik terpadu

Database Doktor

Daftar Doktor dan Guru Besar UMI

Perpustakaan

Direktori perpustakaan online

Digilib

Digital Library

Sisfo Asset

Sistem Informasi Asset UMI