Universitas Muslim Indonesia Alhamdulillah, Satu Lagi Dosen Fak. Hukum UMI Raih Doktor Implementasi Surah Al-Fatihah Dikaji di Masjid UMI Maulid Nabi Muhammad SAW Berlangsung di Masjid UMI Alhamdulillah, Ir. Ernaningsih, MP, Dosen Perikanan UMI Raih Doktor Kecerdasan Emosional & Intelektual Dikaji di Masjid UMI Mahasiswa Binaan UMI Dilatih Jadi Wirausahawan Muda 500-an Mahasiswa UMI Ikuti Pencerahan Qalbu UMI Gelar Maulid di Kelurahan Pampang UMI Siap Jadikan Pampang sebagai Kelurahan Binaan Mahasiswa Jepang Visitasi Kedokteran UMI

Kajian Tafsir Ahkam

Kajian Tafsir Ahkam berlangsung di Masjid Kampus 2 UMI Jl.Urip Sumoharjo Km.05 Makassar (12/3). Hadir Wakil Rektor V UMI Dr.H.M.Arfah Shiddiq,MA, Ketua LPDKI Dr.H.M.Ishaq Shamad, ,MA, para Wakil Dekan IV UMI, sejumlah dosen dan  karyawan UMI. Pembawa Materi H.Mujahid Abd.Djabbar,Lc, MA.

Menurut Ustaz Mujahid, “Penentuan arah kiblat oleh Allah SWT atas kehendak-Nya, sehingga tidak perlu dipertanyakan mengapa arah kiblat dipindahkan dari masjidil Aqsa di Palestina ke Masjidil Haram di Mekah.  Namun demikian walaupun arah kiblat ke Ka’bah, hakekatnya umat Islam mengarahkan hatinya kepada Allah SWT saat melaksanakan shalat,” katanya.

Dikatakan pula bahwa umat Islam yang menunaikan shalat dimanapun berada di belahan dunia ini semuanya mengarahkan dirinya menghadap ke kiblat di Ka’bah masjidil Haram Mekah. Ketika disinggung banyaknya masjid yang mengubah arah kiblatnya berdasarkan perhitungan ahli falak, maka Ustaz Mujahid menyatakan bahwa hal itu boleh saja dilakukan, tetapi di Makassar dan umumnya masjid di Indonesia semuanya  mengarahkan kiblatnya ke arah Barat.

(Humas UMI)


E-Campus

SIMPADU

Sistem Informasi Manajemen & Akademik Terpadu

Knowledge Management Center

Library & E-Learning

Web Mail

Layanan E-Mail Mahasiswa Dosen & Pegawai

Social Blogging

Blogging platform dengan Wordpress dan forum diskusi