Universitas Muslim Indonesia Farmasi UMI Ikuti Kompetisi Futsal Kesehatan TK. Nasional Mahasiswa Farmasi UMI Terima Beasiswa EGC Kedokteran Dosen UMI Ikuti Pelatihan Supervisi KKN UMI – Mensos Tingkatkan Kerjasama dengan Penandatanganan MOU UMI Adakan Pendidikan Karakter Bagi Siswa SMA Se-Makassar UMI Gelar Pelatihan Da’i Bagi Siswa SMA Se-Makassar Buat Permen untuk Obesitas, Mahasiswa Farmasi UMI Wakili Indonesia ke Taiwan Mensos RI Ajak Mahasiswa UMI Amalkan Ilmu Atasi Masalah Sosial Kapolda Bersilaturahmi di UMI BAN-PT Visitasi Prodi Muamalah UMI

Kajian Tafsir Ahkam

Kajian Tafsir Ahkam berlangsung di Masjid Kampus 2 UMI Jl.Urip Sumoharjo Km.05 Makassar (12/3). Hadir Wakil Rektor V UMI Dr.H.M.Arfah Shiddiq,MA, Ketua LPDKI Dr.H.M.Ishaq Shamad, ,MA, para Wakil Dekan IV UMI, sejumlah dosen dan  karyawan UMI. Pembawa Materi H.Mujahid Abd.Djabbar,Lc, MA.

Menurut Ustaz Mujahid, “Penentuan arah kiblat oleh Allah SWT atas kehendak-Nya, sehingga tidak perlu dipertanyakan mengapa arah kiblat dipindahkan dari masjidil Aqsa di Palestina ke Masjidil Haram di Mekah.  Namun demikian walaupun arah kiblat ke Ka’bah, hakekatnya umat Islam mengarahkan hatinya kepada Allah SWT saat melaksanakan shalat,” katanya.

Dikatakan pula bahwa umat Islam yang menunaikan shalat dimanapun berada di belahan dunia ini semuanya mengarahkan dirinya menghadap ke kiblat di Ka’bah masjidil Haram Mekah. Ketika disinggung banyaknya masjid yang mengubah arah kiblatnya berdasarkan perhitungan ahli falak, maka Ustaz Mujahid menyatakan bahwa hal itu boleh saja dilakukan, tetapi di Makassar dan umumnya masjid di Indonesia semuanya  mengarahkan kiblatnya ke arah Barat.

(Humas UMI)


E-Campus

SIMPADU

Sistem Informasi Manajemen & Akademik Terpadu

Knowledge Management Center

Library & E-Learning

Web Mail

Layanan E-Mail Mahasiswa Dosen & Pegawai

Social Blogging

Blogging platform dengan Wordpress dan forum diskusi