April 7, 2012 161 Views

Kajian Hadis Turmuzi tentang Saudara Susuan

Kajian Hadis Turmuzi tentang Saudara Susuan berlangsung di masjid kampus 2 UMI (5/4). Pembicara Dr.H.M.Thahir Bandu,MA. Hadir Ketua LPDKI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA, para wakil dekan IV UMI, sejumlah dosen dan mahasiswa (I) UMI.

Menurut H.Tahir Bandu, “Salah satu yang haram dinikahi adalah saudara sesusuan. Misalnya ada sepupu anak yang menyusu pada ibunya, maka orang yang sesusuan itu tidak boleh dinikahkan karena pernah sesusuan. Pada jaman nabi pernah ada suami istri (pasutri) yang ketika kecil pernah sesusuan, sehingga Nabi meminta pasutri tersebut untuk bercerai. Memang pada masa Nabi, ada ibu-ibu yang mencari anak susuan, sehingga sering ada orang yang sesusuan tapi lain ibu”, urainya.

Lanjut dikatakan bahwa jika ada bayi orang lain yang pernah menyusu  pada istri anda, maka anak anda tidak boleh menikahi anak yang menyusu tersebut kelak setelah dewasa, karena ini haram hukumnya menurut Islam.

(Humas UMI)

Previous Pembinaan Majelis Taklim Ukhuwah UMI
Next Tim Asesor BAN-PT Tinjau Prodi D-3 Kebidanan FKM UMI

You might also like

Dzikir Bulanan Sivitas Akademika UMI

Zikir Akbar Bulanan Sivitas Akademika UMI berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI Jl.Urip Sumoharjo Km.05 Makassar (1/3). Hadir Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof.Dr. H.Mansyur Ramly, Rektor

LPM UMI Kunjungi UMM dan UB Malang

UMI Makassar – Hari pertama studi banding Lembaga Penjaminan Mutu (UMI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengunjungi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Brawijaya (UB) Malang (3/2). Rombongan yang dipimpin Wakil

Rektor UMI Kunjungi Lokasi KKP di Galut

Mahasiswa KKP FK UMI hadirkan kegiatan Pelayanan Kesehatan UMI Makassar – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar,MA., melaksanakan kunjungan ke lokasi KKN UMI yang terpusat di