Lagi, UMI Latih Masyarakat Makassar Selenggarakan Jenazah

UMI Makassar – Rektor UMI Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar, M.A membuka Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah Bagi Tokoh Masyarakat Kecamatan Makassar (14/2), di Kampus 2 UMI. Hadir Wakil Rektor IV UMI Drs.KH.M.Zein Irwanto, S, M.A, Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A sejumlah fasilitator dan 35 peserta.

Prof.Masrurah Mokhtar, M.A menyatakan rasa syukur atas berbagai kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh LPDKI UMI. Hal ini tentu akan membawa manfaat bagi para peserta dan umat Islam. Dikatakan banyak orang yang tidak punya kesempatan untuk mengikuti pelatihan seperti ini. Karena itu perlu diikuti pelatihan ini dengan baik.

“Pengetahuan dan keterampilan penyelenggaraan jenazah merupakan hal yang unik dan pekerjaan yang sangat mulia. Soalnya, setiap saat kematian akan selalu mengincar setiap orang, sebagaimana firman Allah SWT; “kullu nafsin zaaikatul mauut” (Setiap yang bernyawa pasti menemui kematian),” jelasnya.

Pakar Bahasa Indonesia ini menyatakan banyak istilah tentang mati, seperti jenazah, mayit, bangkai, almarhum, dan sebagainya. Istilah jenazah sebagai kata yang lebih halus dari kata mati. Dijelaskan pentingnya menyadari bahwa semuanya akan kembali kepada Allah SWT. Jika ini ditanamkan dalam diri, maka tidak akan stres dalam hidup, karena semua dikembalikan kepada taqdir Allah SWT.
Sementara itu, KH.M.Zein Irwanto, M.A menyatakan hakekat hidup adalah belajar, jika manusia tidak belajar, maka hidupnya sudah selesai (mati). Karena itu Islam mengajarkan tuntutlah ilmu dari ayunan sampai liang lahat. Diibaratkan manusia tua sama dengan mangga tua yang siap dipetik pemiliknya. Orang hidup harus siap dipetik oleh Allah SWT, kapan saja dimana saja. Oleh karena itu menyelenggarakan jenazah termasuk melaksanakan perintah Allah SWT. Rasulullah Saw bersabda ” belajarlah mati, sebelum engkau mati, dengan menghidupkan akalmu dan matikan nafsumu. Demikian pula wafatkan dunia dan hidupkan Allah dan akhirat, ramaikan hati dengan Allah, dan jangan sibukkan diri dengan makhluk.

Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A menyatakan pelatihan penyelenggaraan jenazah ini sudah angkatan ketujuh dengan melibatkan tokoh masyarakat dari 7 Kecamatan di Kota Makassar. Ini merupakan bagian dari program dakwah UMI. Sebagaimana diketahui misi UMI sebagai lembaga Pendidikan dan Lembaga Dakwah. Peserta selain memperoleh materi, konsumsi dan sertifikat, juga mendapatkan pengganti transport.

Salah seorang peserta Hamzah Dg Lau menyatakan senang ikut pelatihan ini, karena materi yang disajikan sangat menarik, disertai game, kuiz dan praktek langsung. Peserta langsung mempraktekkan tata cara menyelenggarakan jenazah. Tambah lucu lagi ketika salah seorang panitia berperan jadi mayat yang dikafani dan dibungkus dengan kain kafan.

(Humas UMI)

Previous Manajemen Sumberdaya Manusia
Next Analisis Daya Saing Sektor Ekonomi Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah

You might also like

Mahasiswa Kedokteran UMI Dilatih Jadi Da’I

UMI Makassar – Mahasiswa (i) Fakultas Kedokteran UMI berlatih jadi dai/daiah di ruang Training Centre Lembaga Pengembangan dakwah dan kampus Islami (LPDKI) UMI (30/9). Acara dibuka Wakil Rektor IV UMI

Tim Dakwah UMI Road Show ke SMA Bantaeng

UMI Makassar – LPDKI UMI Road Show di sejumlah SLTA di Bantaeng (22/3) dalam rangka Zikir dan Do’a menjelang Ujian Nasional. Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A sekaligus jadi

Kini, Giliran Prodi dalam Lingkup UMI Dilatih Jadi Da’i/Dai’ah

UMI Makassar – Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Lembaga Pengembangan Dakwah dan Kampus Islami (LPDKI) UMI menyelenggarakan Pelatihan Dai/Da’iah bagi Ketua Jurusan/Ketua Program Studi dalam lingkup UMI (20/12). Hadir Wakil