
Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar didirikan pada tanggal 23 Juni 1954
dan ditinjau dari segi usia UMI merupakan Perguruan Tinggi tertua di kawasan timur
Indonesia dan sekaligus merupakan Perguruan Tinggi Swasta terbesar di kawasan timur
Indonesia dan menjadi kebanggan Ummat Muslim Sulawesi Selatan.
Universitas Muslim Indonesia diselenggarakan oleh masyarakat dalam bentuk Yayasan
yakni Yayasan Wakaf UMI, bergerak dibidang pendidikan dan dakwah. Dalam
jalur pendidikan UMI membina pendidikan akademik mulai dari strata Diploma 3, Strata satu (S.1) dan Strata dua (S.2), yang tergabung dalam
12 Fakultas, Pascasarjana dan satu Akademi, 40 Program Studi. Hingga Tahun Akademik 2009/2010
Student Body Unversitas Muslim Indonesia Makassar sekitar 15.000 orang yang didukung dengan Tenaga
Pengajar penuh waktu (dosen tetap) 466 orang, DPK 106 orang dan 200 orang lebih dosen LB
yang didukung oleh Pegawai Administrasi 348 orang.
Hadirnya lembaga Pendidikan Tinggi yang bernafaskan islam ini bermula dari gagasan
yang mulai digulirkan pada tahun 1950-an yang dipelopori oleh K.H. Muhammad Ramly,
H. Sewang Daeng Muntu, La Ode Manarta, Nasiruddin Rahmat, Sutan Muhammad Yusuf Samah,
dan A. Waris sepakat mewujudkan keinginan menjadi kenyataan pada tanggal 23 Juni 1954
bertepatan dengan 22 Syawal 1373 H.
Hadirnya lembaga Pendidikan Tinggi yang bernafaskan islam ini bermula dari gagasan
yang mulai digulirkan pada tahun 1950-an yang dipelopori oleh K.H. Muhammad Ramly,
H. Sewang Daeng Muntu, La Ode Manarta, Nasiruddin Rahmat, Sutan Muhammad Yusuf Samah,
dan A. Waris sepakat mewujudkan keinginan menjadi kenyataan pada tanggal 23 Juni 1954
bertepatan dengan 22 Syawal 1373 H.
K.H. Muhammad Ramly (Dewan Maha Guru), La Ode Munarta (Dewan Kurator), Andi Maddaremmeng
(Dewan Wakaf), dan Chalid Husain (Sekretaris) menandatangani azas piagam UMI pada bulan
yang sama. Hadir dalam acara penanda tanganan peresmian pendirian UMI antara lain:
Andi Burhanuddin (mewakili kementrian P dan K), H. Muhammad Akib (mewakili kementrian Agama)
dan K.H. Muhammad Ramly (mewakili alim ulama).

K.H.Muhammad Ramly saat menandatangani Piagam UMI
Tampak K.H. Muhammad Ramly sedang membubuhkan tanda tangan
Dipilihnya nama Universitas Muslim Indonesia menurut para pendirinya karena nama itu
bermakna membina ummat islam, dalam bahasa arab disebut Jamiah Tul Muslimin Indonesia
yang bermakna menghimpun ummat islam sedangkan dalam bahasa Inggris Moslem University
of Indonesia yang bermakna Universitas Milik Ummat Islam Indonesia.
|