UMI Makassar – Alhamdulillah, UMI kembali mencatat prestasi, satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta Indonesia di Indonesia Timur bersama UNHAS yaitu Prof.Dr. H. Mansyur Ramly,SE.,MSi ( Guru besar Fak. Ekonomi UMI/ Ketua Pembina YW UMI) dan Dr. Kasma F. Amin, MA ( Dosen Fakultas Sastra Jurusan Bahasa Indonesia). Keduanya akan mengikuti seleksi anggota dewan eksekutif dan badan akreditas nasional perguruan tinggi.

Kasma F. Amin yang juga alumni Fakultas Sastra Indonesia UMI ini ketika ditemui di kantor Fakultas Sastra UMI Kampus 2 UMI (21/7) mengatakan Alhamdulillah, kami berhasil lolos seleksi dan tercatat saya  urutan pertama dari 99 yang dinyatakan lolos dalam makalah sebagai salah satu syarat seleksi anggota dewan eksekutif dan badan akreditas nasional perguruan tinggi dan insya Allah akan ikuti seleksi rekam jejak dan wawancara tanggal 25-28 Juli 2016 di Jakarta.

“Saya mohon doa restu kepada civitas akademika UMI, insya Allah kami bisa lolos dari seleksi tersebut, informasi yang kami terima, formasi dari 99 yang ikut seleksi dari berbagai kualifikasi (guru besar, Doktor dan Rektor), akan diterima  7-9 orang dewan eksekutif, insya Allah kami dapat menjadi anggota dewan eksekutif dan mengikuti jejak Bapak Prof.Dr. H.Mansyur Ramly sebagai Ketua Badan Akreditasi Nasional PT RI sekarang,” jelasnya.

Mantan Ketua Senat Fakultas Sastra UMI ini menambahkan awalnya, saya melihat pengumuman online Kemenristek RI, hanya durasi waktu seminggu, dengan persyaratan menyusun makalah pengembangan tinggi bermutu dengan kualifikasi paling rendah doktor dan pangkat lektor kepala serta pernah meduduki jabatan di perguruan tinggi dan berpengalaman pengelolaan akreditasi.

“Alhamdulillah, Saya pernah menjabat sebagai Ka. Prodi Bahasa Indonesia Fakultas Sastra UMI dan berpengalaman dalam pengelolaan akreditasi sebagai tim borang. Judul makalah saya ‘Lembaga akreditasi mandiri sebagai akses pemerataan pendidikan tinggi bermutu, mengikut UU no, 12 tahun 2012, tentang pendidikan tinggi menyinggung pasal 31 pendidikan jarak jauh pasal ini sebagai salah satu kendala yang dihadapi program studi untuk mencapai pendidikan bermutu,” tambahnya.

Rektor UMI, Prof.Dr. Hj Masrurah Mokhtar, MA secara terpisah mengatakan, Alhamdulillah, semua ini merupakan rezki dari Allah SWT dan kepercayaan pemerintah serta masyarakat terhadap UMI. Alhamdulilah, UMI telah banyak mengurai capaian kinerja dan prestasi, berbagai karya dan pemikiran strategis dalam pembangunan untuk meningkatkan daya saing bangsa. Hal ini membuktikan mutu manajemen pengelolaan UMI secara professional sebagai lembaga pendidikan dan dakwah yang tahun ini memasuki tahap adaptasi menuju World Class University.

(Humas UMI)