360 Mahasiswa IAI DDI Polewali Mandar Belajar di Pesantren Mahasiswa Darul Mukhlishin UMI

360 Mahasiswa IAI DDI Polewali Mandar Belajar di Pesantren Mahasiswa Darul Mukhlishin UMI

UMI Makassar – Sebanyak 360 mahasiswa baru Institut Agama Islam (IAI) DDI Polewali Mandar, mengikuti Pencerahan Qalbu dan Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), di Pesantren Mahasiswa Darul Mukhlisin Padanglampe Pangkep, selama 3 hari, Jumat s.d Ahad (25-27/8).

Rektor IAI DDI Polman Drs. H. Abdul Salam Harianto, M.Pd mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan, bekerjasama dengan pesantren mahasiswa UMI Padanglampe.

“Kami menggandeng UMI dalam pelaksanaan PKKMB ini, karena UMI merupakan salah satu rujukan dalam pembinaan karakter mahasiswa berbasis pesantren”, ujarnya.

Disamping itu, UMI merupakan perguruan tinggi swasta terkemuka dan maju di luar Pulau Jawa. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa, dalam peningkatan inovasi pemikiran, moral dan spritual, serta karakter.

Rektor UMI diwakili Wakil Rektor IV yang juga Direktur Umum Pesantren Mahasiswa UMI Padanglampe, K. H. M. Zein Irwanto, M.A menyatakan, kegiatan ini merupakan wujud dari hasil kerjasama antara UMI dengan IAI DDI Polman dalam bidang pendidikan beberapa waktu yg lalu.

“Mahasiswa baru IAI DDI Polman akan dibina di pesantren ini dengan pembinaan karakter, mental dan spiritual, melalui pencerahan qalbu. Mahasiswa akan dicerahkan qalbunya, dengan membangun kesabaran, rasa syukur dan menjadi orang yang ikhlas,” jelas Zein Irwanto.

Mereka memilih Pesantren Mahasiswa UMI, karena salah satu ciri perguruan tinggi yang maju harus ada inovasi moral, intelektual dan spritual. Sekaligus sebagai wisata spritual dengan bermalam di pesantren.

Sementara itu, salah seorang dosen IAI DDI Polman H. Abdul Haris Nawawi, M.PdI, menyatakan rasa syukurnya yang mendalam karena bisa mendampingi mahasiswanya dalam kegiatan ini. Pengalaman UMI dalam membina karakter mahasiswa berbasis pesantren patut dicontoh oleh perguruan tinggi lain.

Pesrta PKKMB akan menerima materi antara lain, “Pencerahan Qalbu dan aplikasinya” oleh Drs. M.Shafar, M.A, “Zikir dan Manfaatnya dalam kehidupan”,oleh K. H. M. Zein Irwanto, MA, di samping itu diberikan pula materi Aqidah, Syariah dan Akhlaq, Doa dan Asmaul Husna, serta fiqh ikhtilaf. Selama berada di pesantren, mereka wajib mengikuti shalat berjamaah lima waktu, zikir, dan shalat lail.

(Humas UMI)

Previous CITY TOUR DAN PENGUMUMAN PEMENANG PIMNAS 30 UMI
Next Jelang Konferensi Internasional, FTI UMI Beri Workshop Penulisan Artikel Skala Scopus

You might also like

Direktur Islamic Centre Kanada Bawakan Kuliah Umum di UMI

UMI Makassar – Kuliah Internasional tentang Spiritualisme Islam berlangsung di Aula Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar, M.A (LPDKI UMI) 22/10. Hadir Rektor UMI Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar, M.A, Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A, sejumlah

UMI Bantu Korban Kebakaran Rappocini Makassar

UMI Makassar – Rombongan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang dipimpin langsung Rektor UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA datang mengunjungi korban kebakaran di Kelurahan Rappocini, Senin, 27 Oktober

Ketua Pembina YW-UMI Himbau Ubah Kebiasaan Buruk melalui Puasa

Kultum (Kuliah Tujuh Menit) berlangsung di Masjid Kampus 2 UMI oleh Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof.Dr.KH.Mansyur Ramly (6/8). Hadir Wakil Rektor (WR) III UMI Prof.Dr.H.Achmad Gani, WR V UMI