Lima orang Dosen Fakultas Sastra UMI, Dr. Hariratul Jannah, M.Hum., Drs. Nur Wakka, MA, Dr. Rusdiah, M.Hum., Dr. Nur Taqwa Amin, M. Hum., dan Dr. Hj. Nurjannah Abna,M.Pd,   presentasi paper di The Twelfth Conference on Applied Linguistics (CONAPLIN 12) dengan tema Applied Linguistics and Industrial Revolution 4.0: Reviewing Policy, Expanding Research, Enriching Practice, yang berlangsung tanggal 1-2 Oktober 2019 di Hotel Grand Tjokro Bandung.

Nurjannah Abna yang juga Kepala Humas UMI ini disela-sela Konferensi yang dirangkaikan dengan Kongres ALTI menyampaikan bahwa kegiatan yang diikuti peserta dari dalam dan luar negeri ini mencakup berbagai topik yang berhubungan dengan lingusitik terapan, termasuk bahasa dalam penilaian dan perkembangan pendidikan dan penerapan teknologi dalam pengajaran dan pembelajaran bahasa di era revolusi industri 4.0 .

Lanjut dikatakan, kegiatan yang dilaksanakan Universitas Pendidikan Indonesia kerjasama Asosiasi Linguistik Terapan Indonesia (ALTI) menghadirkan keynote speakers  Prof.Bachrudin Musthafa,MA.,Ph.D (UPI), Prof. Dr. Anita Lie, MA.,Ed.D (Widya Mandala Surabaya Catholic University), Dr. Jo Mynard (Kanda University International Studies, Japan), dan Dr. Victor Lim Fei (National Institute of Education Singapore).

Sementara itu, Presiden  ALTI Pusat, Eri Kurniawan, Ph.D  dalam Kongres ALTI menyampaikan bahwa ALTI terlahir dari CONAPLIN 7 tanggal 25 November 2014 yang  berfungsi sebagai wadah profesi, pakar, pemerhati, peneliti, dosen dan guru bahasa.  ALTI merupakan organisasi nirlaba yang bergerak dalam pengembangan disiplin ilmu linguistik terapan melalui berbagai kegiatan penelitian, publikasi dan bentuk diseminasi ilmu pengetahuan lainnya yang berkualitas.

Paper yang dipresentasikan di Conaplin 12 akan dipublikasikan di Indonesian journal of Applied Linguistics ( IJAL) terindeks Scopus dan di Journal Nasional Sinta 2 dan 3 yang dikelola ALTI, ujar Eri yang juga Dosen UPI Bandung.

Dalam forum tersebut Eri menyebutkan UMI salah satu cabang ALTI yang sangat aktif dan mempunyai anggota terbanyak diantara cabang ALTI lainnya di Indonesia.

(HUMAS)