UMI Makassar – Pelatihan Khatib dan Dai bagi pimpinan UMI berlangsung di Aula Aisyah Fak.Kedokteran UMI (29/1).

Hadir Menteri Agama R.I ke 15 Kabinet Pembangunan VII Prof. Quraish Shihab, Wakil Menteri Agama R.I Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2 Prof. Nasaruddin Umar, M.A, Rektor UMI Prof.Masrurah Mokhtar, M.A, Ketua Yayasan Wakaf UMI H.M.Mokhtar Noerjaya. Hadir pula seluruh Guru Besar dan anggota Senat UMI, para Dekan dan Wakil Dekan.

Ketua Panitia Dr.M.Ishaq Shamad, M.A menyatakan rasa syukur yang tak terhingga atas terselenggaranya kegiatan ini, apalagi dengan kehadiran yang Mulia dari para Narasumber.

“Demikian pula Prof.Nasaruddin Umar, yang memiliki acara yang padat, beliau tetap menyempatkan diri untuk hadir di UMI,” ungkapnya.

Dikatakan pula kegiatan ini merupakan implementasi dari hasil rapat kerja Universitas Muslim Indonesia beberapa waktu lalu. Selain itu, didasari pula bahwa UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah diharapkan kiprah dakwahnya dapat lebih luas lagi di tengah masyarakat. Sehingga dengan kegiatan ini, semua pimpinan UMI akan siap untuk berdakwah dan membawakan khutbah.

Dijelaskan pula oleh pemateri, Prof.Quraish Shihab tentang Metode Dakwah dalam Al Qur’an, Prof. Dr.Nasaruddin Umar tentang Etika Da’i/khatib, Prof.Mansyur Ramly: Materi Dakwah Kontemporer, Prof.Ahmad Sewang Cara praktis Khutbah Jumat, Prof.Masrurah; Komitmen berdakwah UMI dan H.M.Mokhtar Noerjaya dengan tema: UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah.

Rektor UMI Prof. Masrurah Mokhtar dalam sambutannya menyatakan, kegiatan ini merupakan angkatan 1 bagi pimpinan UMI dan nanti angkatan ke 2 akan melibatkan semua pimpinan UMI lainnya.

“Kegiatan hari ini, sebagai wujud sebagai UMI lembaga pendidikan dan dakwah, sehingga nantinya semua pimpinan UMI sudah siap menjadi da’i dan khatib di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Ketua YW UMI H.M.Mokhtar Noerjaya mencanangkan UMI sebagai Yayasan Wakaf yang menjadi Nadzir penerima Wakaf UMI, sehingga semua pimpinan UMI akan memberikan wakafnya minimal 5 juta satu orang.

“Badan Wakaf Indonesia (BWI) insya Allah akan membantu UMI dengan Wakaf Produktif untuk mengembangkan usaha di UMI,” jelasnya.

Prof. Quraish Shihab dalam paparannya menyatakan, berdakwah adalah kewajiban bagi siapapun sesuai kemampuan.

“Nabi berpesan; ballig annin walau ayaat (sampaikan dari Nabi walau satu ayat). Namun berdakwah bisa bertingkat, sehingga siapapun boleh berdakwah, termasuk para pimpinan UMI sesuai kemampuan,” urainya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!