Alumni Sastra UMI Lolos Seleksi AAS

UMI Makassar – Pemilihan UMI sebagai PTS swasta terbaik di Indonesia timur, memang bukan isapan jempol belaka, dua hari lalu kembali salah seorang alumni UMI Fakultas Sastra Jurusan Sastra & Bahasa Inggris angkatan 2010, Arifin Amir lolos dalam seleksi Australian Awards Scholarship (AAS), salah satu lembaga yang memfasilitasi beasiswa bagi pemuda Indonesia yang akan melanjutkan studi lanjut S2 di Australia dengan fasilitas full funding.

“Alhamdulillah, meskipun saya tuna netra, Allah memberikan kesempatan yang sama kepada hamba-Nya termasuk saya, lolos dalam seleksi AAS dari pendaftar 3000 orang. Awalnya saya pesimis bisa bersaing, tapi selalu yakin bahwa Allah SWT pasti akan memberikan balasan yang terbaik bagi hamba-Nya yang tawakkal, belajar dan berdoa. Kalimat ini sering saya dengar ketika saya kuliah di Fakultas Sastra UMI sejak masuk tahun 2006, Alhamdulillah dengan keterbatasan saya miliki, tidak ada perbedaan perlakuan dengan yang lainnya, malah saya mendapatkan keistimewaan lebih dari yang lainnya,” ujarnya.

Arifin juga menceritakan awalnya dia mengikuti program ini, karena program ini tidak melihat perbedaan fisik tapi kecerdasan intelektual dan kemampuan bahasa Inggris. Tahap pertama diikuti 3000 orang memasukkan berkas, dari seleksi berkas lolos tahap selanjutnya 200 orang dan tahap terakhir lolos 24 orang mengikuti interview di ELC.

“Alhamdulillah dari 7 orang se Indonesia Timur yang lolos, saya diantaranya lolos untuk ikut program studi lanjut di Australia dengan full funding dan tambahan biaya untuk saya karena juga penyandang tuna netra,” tambahnya.

Kuliah di Australia, memang merupakan impian Saya. Tahun 2012, saya pernah diutus oleh organisasi saya Kesatuan Tunanetra Indonesia Sulsel selama sebulan mengikuti Short Course di Australia dan Alhamdulillah Allah menjawabnya. Untuk program AAS, pengajar di sekolah yayasan pembinaan tuna netra ini akan mengikuti training AAS tanggal  18 Juli s.d April 2017 ikuti training di Bali dan setelah itu bulan Juni 2017 menuju ke Australia.

(Humas UMI

Previous Ketua STIE Muhammadiyah Palopo Raih Doktor di UMI
Next Kultum: Islamisasi Ilmu Pengetahuan

You might also like

Alhamdulillah, Fasilitas Prodi Profesi Insinyur FTI UMI Rampung

UMI Makassar – Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) telah rampung membenahi fasilitas untuk Program Studi Profesi Insinyur. Fasilitas yang dimaksud adalah ruang kelas dengan kafasitas 50 orang

Mahasiswi FTI dan FIK Antar UMI Dapat Tiket Bertarung di MTQ Mahasiswa Nasional XV 2017

UMI Makassar – Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil mendapatkan “tiket” untuk bertarung dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Mahasiswa Nasional XV 2017 di kampus Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang,

Cabin Canteen FTI UMI Siap Dioperasikan

UMI Makassar – Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI) akhirnya mewujudkan mimpi memiliki cabin canteen, bangunan kantin yang terbuat dari kontainer bekas. Cabin Campus Canteen, begitulah nama cabin canteen milik