Makassar, umi.ac.id – Sivitas Akademika lingkup Universitas Muslim Indonesia (UMI) memiliki cara tersendiri saat memasuki awal tahun 2021.

Menyambut tahun ke dua gempuran Covid-19, UMI tidak menampik bahwa masih menghadapi situasi yang cukup berat, terlebih imbas dari krisis semenjak pandemi menyerbak di Indonesia.

Salah satu cara untuk tetap survive menghadapi masa-masa berat ini, UMI terus konsisten menguatkan keutuhan jamaah sembari terus memanjatkan dzikir dan doa.

Dzikir dan doa awal tahun kali ini misalnya. Sivitas akademika UMI mengawali awal tahun 2021 dengan dzikir dan doa yang berlangsung di Masjid Lantai 10 Menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Jumat (8/12/2020).

Kegiatan yang merupakan tradisi UMI secara berkelanjutan ini dihelat secara virtual. Sedangkan yang mengikuti langsung di lokasi tampak menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kegiatan ini diawali dari shalat sunnah dhuha, dzikir, yang dipimpin oleh Pimpinan Pesantren Unggulan Darul Mukhlisin Padang Lampe UMI. Lalu diikuti dengan doa bersama yang dipandu oleh WR IV UMI, Dr. KH. Zain Irwanto, MA.

Dalam sambutannya, Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E, M.Si menegaskan, dzikir dan doa yang dilakukan secara berjamaah akan memperbesar peluang dijabah oleh Allah SWT.

“Dzikir dan doa bersama, ini kita jadikan tradisi awal tahun untuk keselamatan lembaga kita juga sebagai doa untuk orang-orang berjasa bagi UMI,” kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.

Dalam menjalankan kehidupan keseharian, disebutkan Prof Basri Modding, seluruh sivitas akademika UMI didorong agar selalu menjaga semangat hablu minallah dan hablu minannas.

Yang bisa menyelamatkan kita dunia akhirat yakni hablu minallah. Saya kira kalau kita jaga, Insha Allah kita selamat dunia akhirat. Sehingga ayo kita semua saling mendoakan.

Dalam kesempatan itu terpantau hadir, Ketua Pembina YW UMI, Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, SE.,MSi., dan Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI H. M. Mokhtar Noer Jaya, secara virtual.

Kemudian para wakil rektor, dekan, direktur, kaprodi, kepala unit dan lembaga, serta seluruh sivitas akademika Universitas Muslim Indonesia.

(HUMAS)