Makassar, umi.ac.id – Minat masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas sekaliber Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus meningkat dari tahun ke tahun.

Hal ini terlihat dalam penerimaan Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Tahun ini. Sepekan pasca Pendaftaran dibuka pada tanggal 2 Mei 2020 atau bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sebanyak 1.086 orang Camaba UMI telah melakukan pendaftaran secara on-line. Setiap Camaba yang telah mendaftarkan diri mendapatkan akun terkonfirmasi.

Ribuan Camaba tersebut telah menyelesaikan tahapan pembuatan akun. Selanjutnya, Camaba akan melakukan pembayaran administrasi pendaftaran secara on-line ataupun secara langsung pada bank yang telah ditetapkan.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UMI, Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, MT mengungkapkan, per-Kamis (7/5/2020) malam, jumlah pendaftar Camaba di form pendaftaran on-line UMI telah mencapai 1.086 akun.

“Calon mahasiswa baru yang telah membuat akun sebanyak 1.086 orang hingga kamis malam. Hari ini dan seterusnya akan ada penambahan, insya Allah” ungkap Dr Hanafi di ruang kerjannya Lantai 9 Menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Jumat (8/5/2020).

Peminat UMI yang cukup tinggi tersebut menurut Mantan Dekan Fakultas Teknik UMI ini, disebabkan beberapa faktor. UMI adalah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul (A) pertama di Luar Pulau Jawa dan Satu-satunya di Indonesia Timur. Pemerintah telah memberikan pengakuan terhadap kualitas UMI setara dengan beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terkemuka di Indonesia.

UMI adalah pioner dalam pengembangan pendaftaran Camaba secara on-line dengan dukungan IT dan layanan hot line yang prima. Hal ini memberi kemudahan bagi Camaba dengan mendaftar dari rumah. Pendaftaran Camaba menggunakan tagline Daftar Kuliah di UMI #dirumahaja. Hal tersebut sejalan dengan Protokol Penanggulangan Covid-19 dari pemerintah yang menganjurkan masyarakat untuk tetap dirumah (stay at home).

“Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak Covid-19, yang telah menimbulkan permasalahan ekonomi terhadap masyarakat secara luas. Pada Tahun Ajaran 2020/2021 atau tahun ini, Pimpinan UMI telah memutuskan tidak ada kenaikan biaya kuliah. Kebijakan tidak ada kenaikan biaya kuliah diberlakukan untuk kemudahan bagi Camaba UMI untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas. Bahkan bagi Camaba UMI masih mengalami kendala keuangan, akan difasilitasi dengan kebijakan angsuran pembayaran biaya kuliah”, papar Dr Hanafi.

Dr. Hanafi yang juga Wakil Rektor I UMI, menjelaskan, pendaftaran Camaba UMI secara on-lin sangat mudah atau simpel dan dilengkapi dengan panduan yang lengkap dan layanan hotline. Sehingga, ia menyararankan bagi Camaba yang merencanakan melanjutkan pendidikan di UMI agar segera mendaftar. “Kita hanya menargetkan menerima Maba tahun ini dengan kuota sebanyak 4.500 orang,” tutup Dr Hanafi.

(HUMAS)