Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis biologi reproduksi ikan beseng-beseng di Sulawesi Selatan meliputi nisbah kelamin, fekunditas, diameter telur, indeks kematangan gonad, tingkat kematangan gonad, dan musim pemijahan. Lokasi pengambilan sampel meliputi Sungai Bantimurung, Sungai Sawae, Sungai Asanae, dan sungai Jenae. Penelitian dilakukan selama satu tahun mulai Januari sampai Desernber 2014. Pengambilan sampel ikan menggunakan alat tangkap seser. Sampel ikan yang tertangkap dipisahkan berdasarkan jenis kelamin dan diukur panjang total, bobot tubuh, bobot gonad dan fekunditas. Pengukuran panjang total ikan menggunakan mistar geser berketelitian 0,1 mm, sedangkan bobot tubuh dan bobot gonad menggunakan timbangan analitik berketelitian 0,01 g. Gonad diawetkan dalam larutan formalin 4olo, untuk penentuan fekunditas, diameter telur, indeks kernatangan gonad, dan tingkat kematangan gonad. Nisbah kelamin tidak seimbang pada setiap bulan dan fekunditas ikan berkisar antara 98-978 butir. Hubungan fekunditas dengan panjang tubuh ikan berkorelasi erat, sedangkan hubungan fekunditas dengan bobot tubuh berkorelasi lernah. Sebaran diamater telur bervariasi dan tipe pemijahan tidak serentak. Indeks kematangan gonad ikan jantan dan betina meningkat pada bulan Agustus, Septernber, Oktober, November, Desember dan Januari. Ikan yang yang matang gonad ditemukan setiap bulan pengamatan dan puncak pemijahan terjadi pada bulan Desernber.

Kata kunci: endernik, fekunditas, kematangan gonad, Marosatherina ladigesi, nisbah kelamin, pemijahan

Penulis: Jayadi, St Hadijah, Beddu Tang, Amrah Husma

Artikel ini telah dipublikasikan pada jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesia Journal of Ichthyology) Volume 16 Nomor 2 Juni 2016.

Download

Artikel ini juga telah direview oleh reviewer internal Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Berikut hasil review dari reviewer internal:

Download

error: Content is protected !!