UMI Makassar – Hari ketujuh di Melbourne, 24 September 2017, merupakan hari yang cukup relaks namun juga sibuk bagi para peserta Leadership AA program.

Sebelum kembali ke Melbourne, peserta melakukan tour ke War Memorial Canberra. Perjalanan ke War Memorial memberikan kekaguman atas bentuk penghargaan yang diberikan masyarakat Australia terhadap para pejuang yang telah merelakan dirinya untuk negaranya. Para pahlawan, baik yang diketahui namanya maupun yang tanpa nama, yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan sejarah Australia, dihargai dan dihormati serta dijadikan releksi dalam menyusun kebijakan pemerintah Australia kedepannya. Hal ini tergambar dari letak Kantor Perdana Menteri dan Gedung Parlemen langsung berhadapan dengan gedung War Memorial. Keputusan penting pemerintah yang dikontrol oleh para wakil rakyat, dihasilkan dengan melihat dan dilatarbelakangi perjuangan rakyat yang mengantarkan mereka duduk di kantor perdana menteri dan parlemen. Hal ini sungguh menjadi inspirasi bagi peserta akan tanggungjawab dan kewajiban yang harus diberikan kepada rakyat dan Negara dalam dalam menjalankan aktivitas pekerjaan keseharian nantinya.

Highlight dari perjalanan tujuh hari mengikuti course ini adalah refleksi bagaimana perempuan dapat mengorganisasi diri dan memperjuangkan hak-haknya, membangun dirinya untuk bangkit dan sadar dalam membangun diri, peningkatkan kapasitasnya dan profesionalis dalam setiap amanah yang diberikan serta ikut menyadarkan perempuan lain untuk bangkit dan berperan dalam memberikan kemanfaatan dalam hidupnya, khairunnas anfauhum linnas.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!