Universitas Muslim Indonesia Terapkan Kuliah Online Untuk Cegah Penyebaran Virus Corona (16 Maret 2020)

Posted by Umi Makassar on Monday, March 16, 2020

Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar resmi meliburkan mahasiswanya untuk menekan dampak virus Corona. Pemberlakuan libur ini dilakukan selama tiga pekan.

Rektor UMI Makassar, Prof Basri Modding, mengatakan aktivitas perkuliahan diliburkan mulai Selasa (17/3) hingga Minggu (5/4). Tak hanya mahasiswa, dosen juga diliburkan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

“Jadi UMI mulai besok seluruh mahasiswa diliburkan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Libur mulai besok, 17 Maret sampai 5 April,” kata Basri di Gedung Rektorat UMI Makassar, Senin (16/3/2020).

Basri menjelaskan, meski diberlakukan libur, perkuliahan mahasiswa tetap berjalan seperti biasa. Perkuliahan dilakukan dengan menggunakan sistem online. Sejumlah aplikasi media sosial (medsos) dipakai untuk menggantikan kuliah tatap muka.

“Tidak ada tatap muka, perkuliahan dilakukan semuanya online. Pembelajaran jarak jauh online menggunakan beberapa media Google Classroom, mailing list, Microsoft Thinkzoom, WhatsApp Group, Line, hingga Skype,” jelasnya.

Tak sampai di situ, UMI Makassar juga meniadakan kegiatan bersifat mendatangkan banyak orang. Kegiatan boleh kembali dilakukan setelah wabah Corona tertangani.

Sementara itu, terkait ujian promosi doktor tetap bisa dilakukan asalkan sesuai dengan standar WHO dengan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kegiatan yang sifatnya mendatangkan orang banyak baik yang di luar maupun di dalam ditunda, nanti setelah dianggap normal, baru dibuka. Kalau ada promosi doktor bisa dilakukan sesuai dengan protokol WHO yang hadiri bisa dihadiri mahasiswa dan tim penguji saja. Harus lolos hasil pemeriksaan,” terangnya.

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, selama libur, UMI Makassar juga melakukan pembersihan gedung kampus dengan menyemprotkan cairan.

“Kita lakukan pembersihan gedung ya, selama libur kita lakukan untuk antisipasi penyebaran Corona,” tutupnya.

(HUMAS)