Makassar, umi.ac.id – Wakil Rektor V Universitad Muslim Indonesia (UMI) Prof. Dr. Ir. Hatta Fattah, M.S mewakili Rektor UM, Prof. Dr. H Basri Modding, S.E, M.Si dalam kegiatan Webinar Nasional, Selasa (1/9/2020).

Seminar virtual bertajuk ‘Nasib Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Era New Normal’ ini diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Institut Wiraswasta Jakarta (IPWIJA). Kegiatan ini pula mendaulat 17 perguruan tinggi selaku Cohost, salah satunya adalah UMI.

Dalam sambutannya, Prof Hatta Fattah, regulasi pelaksanaan PJJ yang sudah dijalankan selama ini, khsusnya di masa Pandemi Corona Virusdisease (Covid-19), perlu ditinjau ulang.

Meski diakuinya, PJJ alias pelaksanaan sistem pembelajaran dari rumah, menjadi solusi paling efektif selama gempuran Covid-19 di Indonesia yang berimbas ke proses akademik di perguruan tinggi.

“Memang selama pandemic ini, pembelajaran kita lewat daring atau pj menjadi solusi efektif karena memanf pandemi ini masih berlangsung,” ungkap Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UMI itu.

“hanya saja memang kami ingin menyampaikan kepada pak Dirjendikti bahwa regulasi tentang PJJ ini, kami mohon untuk ditinjau ulang,” sambung Prof Hatta Fattah.

Menurut Prof Hatta Fattah, pelaksanaan PJJ secara formal dikelola oleh prodi masing-masing di perguruan tinggi.

“Karena berdasar aturan yang berlaku bahwa pelaksanaan PJJ yang formal harus dikelola prodi sendiri tapi kenyataan saat ini, mahasiswa kami dan kampus lain belum memungkinakan tatap muka, sehingga mereka masih di tempat masing-masing. Agar ini tidak terjadi persoalan atau malpraktek, sehubungan yang kita tidak tahu kapan pandemi berakhir, maka regulasi tentang PJJ ini ditinjau ulang ager kita bisa melaksanakan proses pembelajaran secara efektif,” papar Prof Hatta Fattah.

Kegiatan Webinar Nasional yang menghadirkan Keynote Speaker Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarin BA, MBA ini mempercayakan tiga narasumber diantaranya, Dirjen Dikri Kemendikbud Prof. Ir. Nizal MSc DIC, PhD, Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Kemendikbud RI, Dr. Beny Bandandjaja, S.T, MT, dan Rektor Universitas Terbuka Prof Ojat Darojat M.Bus, Ph.D.

(HUMAS)