Kultum berlangsung di Masjid Kampus 2 UMI (30/7) oleh Dekan Fakultas Hukum UMI H.M.Hasbi Ali,SH,MH membahas “Pelanggaran Hukum Musuh Bangsa dan Negara”. Hadir Wakil Rektor (WR) V UMI Dr.H.M.Arfah Shiddiq,MA, WR III Prof.Dr.H.Ahmad Gani, sejumlah dosen dan mahasiswa UMI.

Pemerintah yang ditaati adalah pemerintah yang tidak korup, memerhatikan nasib rakyat kecil dan mensejahterakan masyarakatnya. Namun Pemerintah saat ini adalah “pemerintah yang mabuk demokrasi”, betapa tidak, penggunaan dana pemilihan gubernur Sulsel saja, misalnya menggunakan anggaran sampai 400 Miliar. Ini uang rakyat yang digunakan untuk sebuah demokrasi.

Menurutnya, saat ini Indonesia belum bisa berdemokrasi seperti di negara-negara maju, karena masih banyaknya orang miskin, dan pendidikan masih rendah.

“Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an “berbuat adillah dan berbuat baiklah”, untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia,” kuncinya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!