Kultum (Kuliah Tujuh Menit) oleh Dekan Fakultas Sastra UMI Dra.Hj. Muli Umiaty Noer, M.Hum berlangsung di Masjid Kampus 2 UMI (30/5) membahas etika berbahasa menurut Islam. Hadir Ketua LPDKI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA, sejumlah pimpinan fakultas, dosen dan mahasiswa UMI.

Muli Umiaty menyatakan bahwa barang siapa yang menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat hendaklah dengan ilmu pengetahuan, termasuk di dalamnya dalam hal etika berbahasa dalam Islam.

“Bahasa tidak hanya bahasa lisan tetapi juga bahasa tubuh,” katanya.

Di dalam menggunakan bahasa, seharusnya memiliki etika, misalnya berbicara kepada orang tua harus sopan, sebagaimana diatur di dalam Al-Qur’an bahwa tidak boleh berkata aakhh kepada orang tua, apalagi kata yang kasar lainnya.

“Didalam berbahasa sebaiknya tidak mengandung fitnah atau gosip karena dapat membuat orang lain terluka, sebagaimana Hadis Nabi yang artinya “fitnah lebih kejam dari pembunuhan”, urainya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!