Sanggaf Seni Alif Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (FS UMI) menampilkan pembacaan puisi massal di pelataran Gedung FS UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Jumat (5/4/2019).
Mereka membacakan sebanyak 12 puisi dengan pembaca yang berbeda-beda. Puisi-puisi yang dilantunkan oleh Sanggar Seni Alif ini bernuansa kemanusian.
Mereka terlihat sangat mendalami lakon masing-masing meski dengan fasilitas seadanya. Hanya bermodalkan pengeras suara murahan.
Sebelum membacakan puisi massal, Sanggar Seni Alif memulai penampilannya dengan Angaru dan Tarian Paduppa.
Penampilan puisi massa Sanggar Seni Alif ini juga dihiasi dengan pembacaan puisi dari Dekan Fakultas Sastra Prof. Dr. H. M. Basri Dalle, M.Hum.
Usai membacakan puisi, Prof. Basri Dalle mengaku mensupport penuh kreatifitas mahasiswa Fakultas Sastra pada umumnya, tanpa terkecuali.
“Nalar seni nan kritis itu dibutuhkan untuk mahasiswa Fakultas Sastra agar menumbuhkan jiwa yang sastrawi,” ungkap Prof. Basri Dalle.
Sementara itu, Ketua Sanggar Seni Alif S UMI Asdar menyebutkan, konsep Sanggar Alif reborn yang bertajuk kemanusian guna merespon berbagai persoalan baik di dalam kampus di luar kampus.
“Semoga penonton menikmati pertunjukam sederhana ini. Kami percaya masih banyak persoalan kemanusian yang dihadapi manusia sampai saat ini yang belum bisa dituntaskan,” tutup Cenol, sapaan akrabnya.

(HUMAS)