Kunjungan silaturahmi delegasi Education Malaysia & Skills Training Exposition 2013 diterima Rektor UMI Prof. Dr. Hj Masrurah Mokhtar, MA didampingi WR 4 UMI Prof Dr H. Abdul Makhsud, DEA berlangsung di gedung menara UMI Lt. 9 Rabu (25/9).

Kunjungan ini dimaksudkan dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan peluang kerjasama terutama dalam bidang pendidikan dengan universitas-universitas yang ada di kota Makassar terkhusus Universitas Muslim Indonesia (UMI). Hal ini disampaikan rektor UMI disela-sela kunjungan.

Delegasi ini berasal dari beberapa universitas ternama di Malaysia diantaranya Universiti Teknikal Malaysia Malaka (UTeM), University of Malaya dan International University of Malaya-Wales.

Prof Masrurah juga menyatakan bahwa pimpinan UMI sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan dan silaturahmi dari delegasi Education Malaysia.

“Semakin banyak silaturahmi yang dibangun memungkinkan kampus kami semakin berkembang,” ungkap mantan dekan Fakultas Sastra dua periode ini.

Ditambahkan pula bahwa UMI masuk dalam sepuluh besar swasta di Indonesia. Salah satu program unggulan UMI yang mengintegrasikan kuliah pencerdasan intelektual dengan kuliah pencerdasan spiritual adalah pencerahan qalbu yang diadakan satu bulan di pesantren Darul Mukhlishin UMI bagi mahasiswa baru.

WR4 UMI Prof. Makhsud menambahkan bahwa UMI menyediakan beasiswa baik itu dari pemerintah maupun dari UMI sendiri. Beasiswa dari UMI diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi namun berasal dari keluarga yang kurang mampu. UMI juga memiliki beberapa desa binaan yang tersebar di beberapa kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan.

UMI juga sudah melakukan beberapa kerjasama dibidang pendidikan maupun penelitian. Terkait dengan engineering dan ICT, UMI juga sudah melakukan MoU dengan beberapa Universitas baik dalam negeri maupun luar negeri, diantaranya Waseda Univesity Jepang.

“Tahun lalu UMI juga telah mengadakan international conference. Rencana tahun depan akan diadakan lagi renewable energy conference,” ungkap mantan dekan Fakultas Teknologi Industri UMI ini.

Direktur International Office Chancellery Prof. Dr. Nanna Suryana Herman menyatakan bahwa UTem tergolong universiti muda yang baru berusia 14 tahun. UTeM kuat dalam rekayasa perangkat lunak dan ICT. Kami memiliki konsep kebersamaan dengan student body 11 ribu.

“Kami juga ingin memperluas kerjasama misalnya dengan universitas Islam seperti UMI. Kami universiti yang fokus pada bidang engineering dan ICT,” ungkapnya.

Prof Nanna juga menambahkan bahwa dalam proses pertukaran pelajar, program ini memang merupakan fokus kami. Sebelumnya kami adakan silabus mapping, untuk mengurangi beban massa dan mengkalkulasi kredit transfer. Intensive silabus mapping dimaksudkan dengan harapan kami dari pihak UTeM selalu mengedapankan win win cooperation.

Penyediaan beasiswa S2 dan S3 secara full (free fee tuition) terutama bagi mahasiswa yang memiliki proyek research.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!