Bupati Luwu Utara diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Asyir Suhaib, M.Si meresmikan Desa Arusu Kecamatan Malangke Barat Kab Luwu Utara sebagai desa mitra binaan Universitas Muslim Indonesia yang ke-36  di Desa Arusu. Peresmian ini disaksikan Rektor UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar, MA dan Ketua Harian Yayasan Wakaf UMI Prof H Muh Jobhaar Bima, Ph.D di Desa Arusu, Senin 10 Juni 2013.

Rektor UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar, MA dalam sambutannya mengatakan, UMI sangat selektif dalam menetapkan suatu desa menjadi desa mitra binaan UMI, maka berbahagialah masyarakat di desa ini karena dari sekian banyak permohonan yang masuk, setelah dilakukan beberapa tahap evaluasi dan pertimbangan dari berbagai aspek, maka ditetapkanlah Desa Arusu ini sebagai desa mitra binaan UMI  ke-36.

Setelah menjadi desa mitra binaan UMI, diharapkan sumberdaya masyarakatnya bisa berkembang, sehingga perlu bersinergi dalam membangun desa. Untuk itu, setelah menjadi desa mitra binaan UMI, jangan hanya pihak yang aktif tapi masyarakat dan aparat desa yang pro-aktif membuat program, sehingga program UMI dan program dari masyarakat disinergikan sehingga dapat diimplementasikan sebagai upaya membangun desa ke depan, khususnya dalam peningkatan sumberdaya manusia.

Setiap tahun UMI memberi kesempatan kepada masyarakat dari desa mitra binaan UMI untuk melanjutkan pendidkan di UMI secara gratis. Bagi mereka yang memiliki prestasi akademik yang bagus tapi tidak mampu secara finansial, jumlahnya 2,5 persen dari jumlah total yang diterima setiap tahun. Ini salah satu upaya keikutsertaan UMI dalam membangun sumberdaya manusia dari desa mitra binaan. Jika pendidikan mereka telah selesai di UMI, mereka wajib kembali membangun desanya masing-masing.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kab Luwu Utara Drs. Asyir Suhaib, M,Si menyatakan bahwa dengan ditetapkannya Desa Arusu ini sebagai desa mitra binaan UMI, ini merupakan suatu berkah tersendiri bagi masyarakat dan Pemda Kab Luwu Utara. Apa yang dilakukan UMI menjalin kemitraan membangun desa tidak lepas dari penjabaran tridharma perguruan tinggi, ini harus direspon dengan baik dan jangan disia-siakan.

Apa yang dilakukan UMI sifatnya hanya stimulan atau perangsang, bagaimana kita bisa membangun dan mengembangkan desa ini, kuncinya ada pada masyarakat itu sendiri. Untuk itu perlu membangun komunikasi yang baik dan mensinergikan program yang akan dikembangkan, sehingga keberadaan desa ini sebagai desa mitra binaan UMI punya nilai tambah dan dapat menjadi desa terbaik.

Turut hadir dalam peresmian desa binaan UMI antara lain Sekretaris Yayasan Wakaf UMI Ir H Lambang Basri, M.Sc, PhD, Sekretaris Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Dakwah UMI Drs H Rauf Assagaf, Dekan Fakultas Pertanian UMI Ir. Annas Boceng, M.Si, unsur pemerintah Kab Luwu Utara dan tokoh masyarakat Malangke.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!