Makassar, umi.ac.id – Dosen berkualifikasi gelar Doktor bertambah di Fakultas Sastra Universias Muslim Indonesia (UMI). Ini menyusul salah satu Dosen FS UMI meraih gelar Doktor di Universitas Negeri Makassar (UNM) atas nama Salmayati.

Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia itu telah resmi bergelar Doktor, sehingga gelar beliau secara lengkap adalah Dr Salmayati, M.Hum. Ia meraih gelar Doktor dengan sukses mempertahankan disertasinya di hadapan penguji dalam promosi Doktor Pendidikan bahasa Indonesia PPS UNM, Selasa (13/10/2020).

Para penguji dianyatanya Prof. Dr. Johar Amir , M.Hum, selaku Promotor, Prof. Dr. Hamsu Abdul Gani, M.Pd dan Dr. Salam M.Pd selaku ko promotor. Sementara penguji internal UNM adalah Prof. Dr. Muhammad Rapi Tang M.S dan Prof. Dr. Anshari, M.Hum, dan Dr. Hj, Kembong Daeng, M.Hum, serta Dr. Mas’ud Muhammadiah M.Si selaku penguji eksternal.

Dalam diertasinya, akademisi yang pernah menjabat dua kali sebagai Ketua Prodi bahasa dan Sastra Indonesia itu mengmbil judul ‘Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Wacana Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muslim Indonesia’.

Dalam pemaparannya, Salmawati menjelaskan bahwa disertasi ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan Bahasa dan Sastra Indonesia Dalam Wacana Ilmiah. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMI.

“Prosedur yang digunakan dalam menganalisis kesalahan Bahasa Indonesia berdasarkan tataran linguistic Model Leonard Bloomfield dan Teori pembakuan bahasa model Hasan Alwi. Ada 4 tahapan yang ditempuh dalam disertasi ini,” ungkap Salmayati.

Sumber data dari penelitian ini, kata Salmawati, berupa kutipan atau kalimat dari tugas tugas mata kuliah yang bervariasi masing-masing lima tugas per-mahasiswa dengan jumlah dua puluh lima eksamplar tugas per-satu angkatan.

“Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini berupa naskah tulisan ilmiah yang diambil dari tugas-tugas mahasiswa dan data penelitian. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik dokumentasi, teknik pengamatan dan teknik pencatatan, teknik data analisis dengan pendekatan kuantitatif,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, terpantau hadir, Guru Besar Fakultas Sastra UMI yang juga mantan Rektor UMI Prof. Dr. Masrurah Mokhtar, M. Hum, Dekan Fakultas Sastra Prof. Dr Basri Dalle, M.Hum, serta sejumlah pimpinan dan dosen Fakultas Sastra UMI.

(HUMAS)