UMI Makassar – Pimpinan/Dosen Fakultas Kedokteran UMI (FK UMI) kembali menghadiri Pertemuan FIMA (Federation of Islamic Medical Association) di Turki dengan tajuk: The 34th FIMA Scientific Congress: Health in Africa (20-21 Juli 2017).

Nampak hadir dalam pertemuan ke 34 FIMA, dr. Shulhana Mokhtar, MMedEd, dosen: dr. Shofiyah Latief, SpRad.

Pertemuan FIMA diawali dengan Council Meeting (18-19 Juli 2017) yang dihadiri kurang lebih 130 negara yang masing-masing diwakili minimal 2 orang delegasi.

Indonesia diwakili oleh 16 orang delegasi dari Indonesia yang berasal dari berbagai FK Negeri dan Swasta Islam.

Pertemuan dirangkaikan dengan Consortium of Islamic Medical College (CIMCO) Meeting. CIMCO merupakan salah satu anak cabang organisasi FIMA yang terdiri dari berbagai FK Islam seluruh dunia. Dalam CIMCO Meeting, FK UMI mempresentasikan salah satu hasil inovasi pembelajaran dengan Judul: Academic Urgency Assistance (AUA) as An Effective Program for Medical Student Dropout Prevention oleh dr. Shulhana Mokhtar.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Student Camp yang berlangsung bersamaan dengan Kegiatan FIMA. FK UMI mengirim 1 orang mahasiswa untuk berpartisipasi (an AM Ariansyah). Student Camp FIMA diikuti oleh kurang lebih 500 mahasiswa seluruh dunia dengan jumlah mahasiswa Indonesia sebanyak 26 orang.

Pertemuan diakhiri dengan Gala Dinner di Istana Dolmabahçe yang dihadiri kurang lebih 1000 orang peserta baik dari FIMA Meeting maupun Student Camp. Gala Dinner dimeriahkan dengan kedatangan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Beliau menyambut hangat seluruh delegasi yang sangat antusias dengan kehadirannya di tengah-tengah peserta FIMA Meeting.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!