Tak terasa, 35 dosen tetap Yayasan Wakaf UMI yang baru melaksanakan pengabdian masyarakat dan dakwah di desa binaan UMI kabupaten Takalar dan kabupaten Gowa telah mengakhiri masa  pengabdian selama 40 hari, hal ini disampaikan Sekretaris Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Dakwah (LPMD) UMI, Drs. H.Abd. Rauf Assegaf,M.Pd. diruangannya Kantor LPMD Kampus 1 UMI (14/3).

Sementara itu, menurut salah seorang tim monitoring dan evaluasi dosen pengabdi desa yang juga wakil Rektor I Bidang Akademik UMI,  Prof Dr. H Syahnur,MS.,  Pengabdian bagi dosen baru YW UMI, merupakan syarat mutlak yang harus dilaksanakan Dosen UMI dalam rangka efektifitas dan memperlancar pengabdian masyarakat dan dakwah di desa binaan UMI dengan tugas pengabdian masyarakat antara lain , melaksanakan kegiatan sebagai tenaga pengajar dan dakwah di sekolah/pesantren Binaan UMI, kegiatan pembinaan sanitasi lingkungan dan pelayanan kesehatan, kegiatan pembimbingan teknolologi masyarakat.

“Pengabdian masyarakat dan desa binaan  diikuti  35 dosen yang ditempatkan di 4 lokasi desa binaan UMI di Kecamatan Parangloe,  yaitu Desa Lonjoboko, Desa Bontokassi, Desa Borisallo dan Kelurahan Lanna dan 2 (dua) desa di kecamatan Sanrobone, yaitu Desa Paddingin dan Desa Sanrobone,” ujar Kapus Desa Binaan LPMD UMI Ir. H.Mahir Gani,MS.

Dalam pengabdiannya, para dosen dipantau oleh tim monitoring dan evaluasi UMI, diantaranya  Prof,Dr.H.Syahnur Said,MS., Prof.Dr. H. Abdul Makhsud,DEA., Dr.H.M.Arfah Shiddiq,MA.,Prof.Dr. H.Murdifing Haming,MSi., Dr.Ir.H.Lambang Basri, MT., H.Halim,SH.,MH Prof.Dr. H. Salim Basalamah (Ketua LPMD), Drs. H. Abd. Rauf Assagaf,M.PD (Sekretaris LPMD), Ir. H.Mahir Gani,MS (KApus Desa Binaan).

(Humas UMI)

error: Content is protected !!