Dr. Ir. Winarno Arifin, M.Sc.,  salah seorang dosen Fakultas Teknik UMI  berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul  Strategi Pengelolaan Air Limbah Domestik pada Kawasan Pemukiman ( Studi pada Perum Sakinah Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar) di hadapan dewan penguji  yang dipimpin Direktur PPs Universitas Brawijaya Prof. Dr. Abdul Hakim, MSi., dan berhak menyandang gelar Doktor bidang ilmu lingkungan (4/5) di aula PPs UB Malang setelah dinyatakan lulus dalam ujian akhir disertasi.

Hadir Rektor UMI, Prof.Dr. Hj Masrurah Mokhtar, MA., Wakil Rektor II, Dr. Ir. H. A. Dirgahayu A.Lantara MT., IPU. Asean.Eng.,  Wakil Rektor III Prof. Dr. H. Ahmad Gani MSi., Ketua LP2S UMI Prof Dr. H.Hambali Thalib SH.MH.,Pimpinan Fakultas Teknik, Dekan FTI UMI,  Ir. H. .Zakir Sabara MT, Pejabat LP2S UMI.

Saat mengikuti ujian akhir disertasi, Winarno tepat berumur 62 tahun ( 1956-2018). Hal ini disampaikan salah seorang penguji yang juga Sekretaris Yayasan Wakaf UMI Ir. H.Lambang Basri MT., Ph.D saat mengawali memberikan pertanyaan,  menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada pak Wi sapaan akrab Dr.Winarno Arifin, MSc.

Permasalahan yang diangkat dari judul disertasi, Kapus SDM LP2s UMI ini, sistem pengelohan air limbah domestik terpusat yaitu IPAL pusat kota yang digunakan untuk melayani kawasan pemukiman Perumahan Sakinah Antang Kec.Manggala Kota Makassar masih sedikit memiliki sambungan rumah ( SR), oleh sebab itu diperlukan analisis pengolahan air limbah terpusat untuk keberlangsungan lingkungan yang lebih baik, dapat berjalan dan bermanfaat secara optimal dalam perbaikan kualitas lingkungan pemukiman Perumahan Sakinah Antang.

Dalam kesimpulan disertasinya, Winarno  melihat pada dua aspek yaitu aspek teknia dan non teknis. Aaspek teknis, aspek peran serta masyarakat yang sangat diperlukan dan harus didukung oleh aspek hukum dan peraturan yang disusun pemerintah, sehingga dengan adanya peraturan yang mensyaratkan pembangunan perumahan harus memiliki sistem pengolahan limbah secara terpusat, maka setiap perumahan yang akan dikembangkan wajib memenuhi aturan tersebut. Sedangkan pada aspek non teknis, aspek perspepsi terhadap pengelolaan limbah menjafi aspek terpenting, karena dengan adanya persepsi yang baik dari masyarakat  tentunya dapat mendukung kebijakan yang dilakukan pemerintah melalui UU atau peraturan terkait limbah.

“Strategi yang bisa dilakukan adalah dengan pengembangan prasarana air limbah baik dengan menggunakan sistem on sife dan off sife. Hal ini dapat dilaksanakan dengan menggunakan strategi yang terencana sesuai dengan strategi nasional dalam pengelolaan limbah air,” ujar Winarno.

Adapun tim penguji yang dipimpin Direktur PPs UB Dr. rer.nat. Ir. Arief Budiman, Dr. Sri. Utami, MT, Dr. Ir. Rustam MS (Dosen UMI), Ir.H.Lambang Basri MT Ph.D  (Dosen UMI), Promotor Prof. Dr. Ir. Soemarno, MS., Amin Setyo Laksono, S.si, M.Si., Ph.d., ( ko. Promotor I),   Dr. Hanafi Asaad MT ( Ko.Promotor II).

(Humas UMI)

error: Content is protected !!