UMI Makassar – Kajian Islam tentang Ibadah Menurut Ahlussunnah Wal-Jamaah berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (17/3) oleh Dr.H.M.Yusri,M.A. Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A, sejumlah dosen dan ratusan mahasiswa (i).

Dr.Yusri menyatakan ibadah sesuai pandangan ahlussunnah waljamaah adalah niat dan khusyu sebagai ilmu hakekat, sedangkan gerakan dalam shalat disebut syariah yang didasarkan pada ajaran ahlussunnah waljamaah, artinya melaksanakan ibadah sesuai petunjuk Al-Qur’an, Hadis, Ijma ( kesepakatan ulama) dan Qiyas. Dicontohkan dalam Al-Qur’an tidak ada ayat menyebut shalat adalah wajib, yang menyatakan shalat wajib adalah kesepakatan ulama dan itulah yang diikuti oleh seluruh umat Islam.

Dikatakan pula bahwa dalam menjalankan ajaran Islam harus mengacu pada Hadis Nabi Muhammad Saw dan 4 shahabat Rasulullah (Abu Bakar r.a, Umar Bin Khattab r.a, Usman Bin Affan r.a, dan Ali Bin Thalib, r.a). Selain itu pelaksanaan ibadah juga mengikuti salah satu dari 4 imam, yakni; Imam Syafii, Imam Malik, Imam Hambali atau Imam Hanafi. Oleh karena itu, umat Islam yang mengajarkan hukum Islam tanpa berdasar kepada Nabi, para shahabat, dan para imam tersebut, maka tidak perlu diikuti ajarannya.

“Misalnya, kalau ada yang mengkafirkan para shahabat Nabi; Abu Bakar, Umar, Usman atau putri Rasulullah, maka orang itu sudah sangat keterlaluan,” ujarnya.

Salah seorang jamaah M.Yunus (dosen Fak.Sastra UMI) menyatakan “Kultum ini sangat menarik dan perlu disebarluaskan agar pesan-pesan dakwah dapat diterima juga oleh khalayak ramai di luar sana, tidak hanya di dalam kampus UMI, karena menurutnya materi kultum seperti ini sangat penting bagi umat.

Ketua LPDKI UMI Dr.M.Ishaq Shamad menyatakan kegiatan kultum ini berlangsung setiap Senin sd Kamis sesudah shalat dhuhur, kemudian rangkumannya disebarkan ke media, termasuk dikirim ke website umi: www.umi.ac.id. Selain itu juga dimuat dalam buletin Kampus Islami yang diterbitkan oleh LPDKI setiap Jum’at.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!