Makassar, umi.ac.id – Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) memang memiliki kwalitas yang sangat baik dalam berbagai bidang keilmuan baik eksakta maupun non eksakta.

Salah satunya terlihat dari capaian seorang seorang Dosen Fakultas Farmasi UMI apt Aktsar Roskiana Ahmad S.Farm, M Farm yang telah sukses meraih gelar PhD di Deparmen Pharmacognosy amd Pharmaceutical Sciences, Faculty of Pharmaceuticak Sciences, Chukalongkorn University, Bangkok Thailand.

Ia mampu meraih gelar PhD nya hanya jangka waktu 2 tahun 10 bulan sejak Agustus 2017 hingga Mei 2020. Ia mengambil penelitian untuk disertasi terkait produksi recombinant protein untuk bone tissue engineering.

Awardee Beasiswa asean scholarship untuk Chukalongkorn University mengaku, segala ilmu yang ia dapatkan akan dimanfaatkan sebaik mungkin demi kemajuan kampus UMI tercinta saat kembali ke Kota Makassar.

“Alhamdulillah, Selasa 26 Mai 2020 jam 9.00-12.00 am via teleconference saya dinyatakan lulus dalam ujian defense Ph.D.

Selanjutnya saya akan menyelesaikan segala urusan dokumen administrasi dan segera kembali ke Makassar jika penerbangan telah tersedia (akan mengikuti protocol termasuk self-quarantine). Setelah itu akan kembali bergabung dengan civitas Fakultas Farmasi UMI,” ungkap Atskar Roskiana, Jumat (29/5/2020).

Atskar Roskiana juga mengatakan, keberhasilan meraih gelar PhD ini tidak luput dari dukungan semua pihak, termasuk petinggi UMI.

“Selanjutnya terima kasih atas support Mama, Suami, Anakku tersayang Arza Akar, kakak-kakak-ku beserta seluruh keluarga besar atas bantuannya selama ini.

“Ayahanda Rektor UMI Prof Basri Modding dan jajarannya, Dekan Farmasi Ayahanda Rachmat Kosman, segenap pimpinan, teman sejawat dan staff Fakultas Farmasi atas segala bantuan dan motivasinya,” sambungnya.

Sekedar informasi, dari Dosen perguruan tinggi swasta terkemuka berakreditasi ‘A’ ini berhasil mempublikasikan dua jurnal rangking.

“Dari riset disertasi, kami menghasilkan dua publikasi yang telah di publikasi di jurnal rangking Q1 dan Q1 tier-1 dengan mencantumkan affiliasi Universitas Muslim Indonesia, semoga bisa sedikit memberikan sumbangsih untuk rangking UMI,” tutup Atskar Roskiana.

(HUMAS)