Sebelumnya Pimpinan Univ. Al Qashim bersilaturrahmi

UMI Makassar – Bersilaturrahmi dengan pengurus yayasan dan Rektor UMI merupakan salah satu agenda kunjungan Dubes Kerajaan Saudi Dr. Mustafa bin Ibrahim al ke Sulsel (8/8) dengan tujuan memantau pembangunan RS Ibnu YW UMI yang rencana juga akan didukung pembangunan dan kelengkapannya oleh Dubes Saudi Arabia, hal ini disampaikan saat memantau langsung pembangunan RS Pendidikan Ibnu Sina yang terletak di belakang RS Ibnu Sina UMI.

Hadir mendampingi Ketua Pengurus YW UMI, H. Muh. Mokhtar Noer Jaya, Direktur RS Ibnu Sina, Prof.Dr. H. Jobhar Bima, Rektor UMI, Prof.Dr. Hj Masrurah Mokhtar,MA, wakil rektor dan beberapa pengurus yayasan dan Asdir RS Ibnu Sina YW UMI dan dilanjutkan santap siang bersama di Menara UMI lt.9

arab

“Kedutaan Saudi Arabia akan senantiasa siap membantu UMI, Saya bertanya kepada Ketua Yayasan, apa yang urgen untuk dibantu. Yang penting, hal yang mendesak dibutuhkan UMI dan saya melihat adalah pembangunan RS pendidikan UMI karena berkaitan juga dengan umat,” ujar Dr. Mustafa.

Selain itu,  Mustafa yang didampingi dua orang staf kedutaan juga menjanjikan  menaikkan  haji bagi dosen atau karyawan UMI yang belum haji untuk tahun 2015.

Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, H. Mokhtar Noer Jaya, mengatakan bahwa kunjungan Dubes Saudi ini merupakan kedua kalinya dan memang beliau di awal juga melihat prospek untuk pembangunan RS pendidikan di UMI dan alhamdulillah siap membantu.

arab3

“Tahun ini kembali UMI diberi jatah naik haji untuk 2 orang yang merupakan undangan kedutaan,” ungkapnya.

Sehari sebelumnya, pimpinan Universitas al Qashim kerajaan Saudi Arabia, Prof.Dr.  Sulaiman al Auah dan DR Spoleh bin Abdul Aziz at tuwaijiry yang juga penyusun buku sejarah Nabi Rohikil mahmtum yang sudah diterjemahkan lebih dari 20 bahasa termasuk bahasa Indonesia juga melakukan kunjungan dan bersilaturrahmi dengan pengurus yayasan dan Rektor UMI yang diterima di Menara UMI lt. 9. Pertemuan ini membahas kemitraan dalam tri darma perguruan tinggi, khususnya pengriman dosen untuk studi lanjut di Saudi Arabia dan juga menyiapkan tenaga pengajar untuk ditempatkan di UMI.

(Humas UMI)