Fakultas Hukum (FH) UMI kembali melepas alumninya sebanyak 487 orang  dalam acara Yudisium atau Penggelaran Sarjana Hukum Periode I Tahun 2013, di Auditorium Al Jibra Kampus II UMI (26/4).

Rektor UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan pemberian gelar Sarjana Hukum yang baru disandang, itu menandai telah selesai pendidikan tingkat Strata Satu. Tapi tidak berarti proses belajar telah berakhir, justru proses belajar yang sesungguhnya baru dimulai, yaitu belajar dan terjun langsung ditengah-tengah masyarakat, dengan menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi masyarakat.

“Jangan puas dengan apa yang sudah didapat dibangku kuliah, tapi harus dibarengi dengan keterampilan dan terus belajar dan banyak membaca sehingga ilmu yang saudara miliki akan terus bertambah,” ujarnya.

Keberhasilan meraih gelar sarjana tidak bisa dilepas dari peran orang tua yang senantiasa terus berdoa dan berusaha. Untuk itu, jangan melupakan jasa para orang tua dan para dosen yang dengan sabar membimbing saudara, yang lebih penting adalah jangan sombong dengan ilmu yang sudah diperoleh, dan jangan puas dengan gelar sarjana, tapi teruslah menuntut ilmu, karena ilmu pengetahuan akan terus berkembang.

Dekah Fakultas Hukum UMI, H. Hasbi Ali, SH, MS mengatakan bahwa sebagai Sarjana Hukum jangan ragu untuk bersaing di dunia kerja, karena ada beberapa pekerjaan hanya bisa dikerjakan oleh Sarjana Hukum yaitu hakim, jaksa, notaris dan advokat. Hanya Sarjana Hukum yang bisa masuk dipekerjaan tersebut, sarjana lain tidak bisa, jadi jangan ragu untuk bersaing di dunia kerja, kalau perlu jangan menjadi pekerja tapi jadilah pemberi kerja bagi orang lain.

Alumni yang dilepas hari ini sebanyak 487 orang sehingga jumlah alumni Fakukltas Hukum sampai saat ini sebanyak 9147 orang.

Acara tersebut dihadiri orang tua mahasiswa, dosen dan calon Walikota Makassar Erwin Kallo.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!