Festival UKM yang digelar 19 s/d 21 Oktober 2018 di pelataran kampus 2 UMI berlangsung meriah.

Hal ini ditandai dengan berbagai kegiatan kreativitas Unit Kegiatan Mahasiswa UMI yang berjumlah 17 UKM. Mereka tampil kompak, termasuk kompaknya panitia dari utusan UKM.

Selain mengembangkan minat bakat mahasiswa yang tergabung dalam UKM, kegiatan ini juga lebih merekatkan silaturrahmi dan persaudaraan pengurus UKM dalam ikatan persaudaran sebagai mahasiswa UMI.

“Juga mendorong terbentuknya kerjasama sesama UKM dalam mengeksplore minat bakat dan kreativitasnya sebagai potensi,” ungkap Nurjannah Abna KaHumas UMI di lokasi kegiatan.

Wakil rektor III UMI Prof. Dr. La Ode Husen SH, MH mengatakan, mahasiswa UMI kaya dengan ide dan kretivitas hal ini nampak dari berbagai kegiatan inovasi yang ditampilkan setiap harinya.

Laode Husen yang juga Guru Besar Fakultas Hukum UMI dan mantan Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu menambahkan, UKM merupakan organisasi mahasiswa UMI yang bertujuan sebagai wadah mahasiswa UMI untuk mengembangan minat bakat dan kreativitasnya.

“Wawasan dan pengetahuan mempresentasikan temuan, berupa kajian untuk kemanfaatan umat,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Chaerul Rijal (UKM Difragma) yang didampingi sekretaris panitia Muh.Sali Hatala (UKM Seni) mengatakan, festival UKM 2018 ajang silaturrahmi sesama UKM serta wadah peningkatan keahlian dan kemampuan mahasiswa menuju era globalisasi dengan informasi yang makin cepat.

Festival tiga hari ini mengusung tema “Classic Modern” dalam bentuk kegiatan Parade UKM, Pameran UKM, Sosialisasi dan Live Permormance.

(Humas UMI)