Makassar, umi.ac.id – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengukuhkan Sarjana Dokter Gigi dan Profesi Dokter via aplikasi berbasis video teleconference zoom, Rabu (1/7/2020).

Pengukuhan ini ditandai dengan Yudisium dan Sumpah Periode 1 tahun 2020 Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Pendidikan Dokter Gigi UMI ini disaksikan oleh Ketua PEGDIL PGDI Sulselbar Dr. drg. Asdar Gani, M.Kes dan Rektor UMI yang diwakili oleh Wakil Rektor I UMI Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, S.T, M.T.

Penyumpahan kali ini dipimpin langsung oleh Dekan FKG, Prof. Dr. H.M. Dharma Utama, Sp.Pros (K). Pemindahan tali toga dilakukan secara serentak oleh para orang tua wali alumni di tempat masing masing. Campur haru mewarnai prosesi sakral bagi sarjana dokter gigi dan profesi Pendidikan Dokter Gigi UMI ini.

Ketua PEGDIL PGDI Sulselbar Dr. drg. Asdar Gani, M.Kes menyebutkan jika di Indonesia jumlah dokter gigi masih sangat terbatas. Perbandingan masyarakat dengan pelayanan kesehatan dari dokter gigi masih terpaut jauh.

“Selamat kepada para wisudawan/wisudawati. Saya kira ini pengalaman yang belum tentu dirasakan oleh orang lain. Kalian di wisuda di tempat yang tidak biasa. Berbeda dengan sebelumnya. Tadi saya sempat terharu waktu ananda dipindahkan tali toganya oleh orang tua. Saya rasa orang yang berhak kita mengucapkan terima kasih adalah orang tua kita. Ananda semua bisa jadi dokter karena orang tua anda,” ungkap Asdar Gani.

“Perbandingann 12:1 yang melayani 100 ribu masyarakat. Produksi setiap tahun hanya 2500. Dokter umum masih lebih tinggi. Kita harus akui, bahwa di Makassar saja yang memproduksi dokter Gigi hanya Unhas dan UMI. Sehingga ananda sekalian diwajibkan mengabdikan diri kepada masyarakat luas,” sambung Asdar Gani.

Sementara itu, WR I UMI, Dr. Ir. H. Hanafi Ashad mengucapkan selamat atas raihan Alumni baru UMI di FKG UMI kali ini. Mantan Dekan FT dua periode ini menekankan keterikatan alumni demi kemajuan UMI dari waktu ke waktu.

“Demi mempercepat proses belajar dan mengabdikan diri pada masyarakat, saya harap ananda sekalian untuk bergabung dengan IKA Alumni UMI, serta berperan mencitrakan hal yang baik akan nama besar UMI.

Alumni FT UMI ini menekankan bahwa komitmen UMI untuk memajukan bangsa itu juga tidak lepas dari bagaimana keterlibatan dan kontribusi alumni di masyarakat. Hal ini juga menjadi penegasan saat Milad UMI pada 23 Juni 2020 lalu.

“Tema saat Milad UMI beberapa waktu lalu tersebut adalah komitmen yang besar untuk konstitusi yang berkualitas dan merealisasikan visi yang terangkum dalam semangat sebagai rahmatan lil alamain,” tutup Hanafi Ashad.

Dalam kesempatan itu pula, Dekan FKG UMI mewakili keluarga besar FKG UMI memberikan harapan besar bagi alumni. Begitu pula pesan dan kesan yang disampaikan oleh perwakilan orang tua wali alumni.

(HUMAS)