Pelatihan Penanganan Jenazah Forum Mahasiswa Binaan LPDKI UMI berlangsung di Kampus 2 UMI (19/1). Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA, Sekretaris LPMD UMI Drs.H.Abd.Rauf Assegaf, M.Pd, sekaligus sebagai Narasumber.

Peserta berjumlah 150 orang yang juga utusan dari mahasiswa binaan UMI serta forum student Ambassador Kampus Islami serta forum Tahfizh UMI.

Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA dalam sambutannya menyatakan bahwa tujuan pelatihan ini merupakan tindak lanjut arahan Rektor UMI Prof.Masrurah, agar LPDKI UMI melakukan pembinaan kepada mahasiswa dari binaan UMI.

Sebagaimana diketahui bahwa mahasiswa binaan UMI memperoleh beasiswa salah satunya yakni gratis Uang Kuliah di UMI sampai selesai dengan kewajiban menghafal Al-Qur’an 1 Juz dan mengikuti berbagai kegiatan pembinaan LPDKI UMI. Dikatakan pula agar mahasiswa dari desa binaan UMI untuk membekali diri dengan berbagai kegiatan dan keterampilan selama kuliah di UMI, supaya nanti kembali ke desa dapat berkontribusi bagi pengembangan warga desanya.

Ustaz Abd.Rauf Assegaf menyatakan penanganan jenazah merupakan fardu kifayah (wajib kifayah) bagi umat Islam. Selain itu, ada empat tahapan kewajiban penyelenggara jenazah, yakni memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkan.

Ustaz Rauf menjelaskan agar jenazah ditutup kedua matanya, diselimuiti, dibayarkan utangnya, dan ditangisi kepergiannya. Selain itu, orang mati yang baik, antara lain karena mati saat hamil, sakit perut, kebakaran, mempertahankan jiwa, dan mati syahid.

“Adapun syarat wajib memandikan mayat, yakni mayat orang Islam, didapati tubuhnya walaupun sedikit, dan bukan mati syahid,” urainya.

Kegiatan pelatihan diakhiri dengan praktek penanganan jenazah yang dibimbing Ustadz Abd.Rauf Assegaf.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!