UMI Makassar – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan  (LPDP)  menyediakan banyak anggaran beasiswa bagi generasi muda Indonesia, diantaranya; beasiswa magister dan doktor baik dalam maupun luar negeri, beasiswa tesis dan disertasi, beasiswa spesialis kedokteran, beasiswa afirmasi, dan beasiswa presidential, hal ini disampaikan Direktur Pengelola Keuangan LPDP, Dr. Abdul Kahar didepan peserta sosialisasi program beasiswa LPDP di Auditorium al Jibra (7/8) kampus 2 UMI.

Hadir dalam acara tersebut, rektor UMI Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar,MA, wakil Rektor UMI, dosen serta mahasiswa program S-1,S-2 dan S-3 serta beberapa pimpinan PTN dan PTS se Kota Makassar, diantaranya; nampak hadir dari Univ.Islam Makassar, UNHAS, STIE Nobel, Univ. Bosowa 45.

Abdul Kahar dalam sosialisasinya yang dipandu Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof.Dr. H.Syahnur Said, mengatakan bahwa pada tahun 2011, Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyepakati bahwa pengelolaan DPPN dan pemanfaatan hasil pengelolaan dana yang merupakan sisa anggaran setiap tahunnya menjadi tabungan negara yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 252/PMK.01/2011 tanggal 28 Desember 2011 menetapkan Organisasi dan Tata Kelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan sebagai sebuah lembaga non eselon yang langsung bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan dan berpedoman pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Dewan Penyantun LPDP (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Keuangan, dan Mensteri Agama).

Pengelolaan dana abadi pendidikan ini bertujuan menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi mendatang sebagai pertanggungjawaban antargenerasi. Selain itu, LPDP juga bertujuan mengantisipasi keperluan rehabilitasi pendidikan yang rusak akibat bencana.

“Alhamdulillah hingga saat ini dari kurun waktu 4 tahun, LPDP memiliki dana 15,6 triliun yang merupakan dana sisa setiap tahunnya.  Jadi, sudah mampu menyisihkan menjadi tabungan untuk menjamin keberlangsungan pendidikan. Untuk tahun 2015, APBN untuk dana sebanyak 1.994.88 triliun  dan anggaran pendidikan 406.70 Triliun yang terbagi atas dua bagian yaitu 37%  belanja  pemerintah pusat  dan 62,5 belanja transfer daerah dan kementrian Dikbud hanya mengelola 53.278 triliun,” jelasnya.

LPDP berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang yang menunjang percepatan pembangunan Indonesia. Beberapa di antara prioritas yang menjadi fokus LPDP antara lain; teknik, sains, pertanian, hukum, ekonomi, keuangan, kedokteran, agama, serta sosial-budaya.

Sementara  Rektor UMI dalam sambutannya mengapresiasi upaya LPDP untuk memberikan sosialisasi bantuan beasiswa kepada mahasiswa dan dosen. Kehadiran LPDP sangat membantu dan sedikit meringankan beban PT dalam mendorong dan meningkatkan kualitas SDM untuk program studi lanjut dan juga dibidang penelitian, khususnya untuk penulisan karya ilmiah di tingkat internasional, khususnya PTS.

“Alhamdulillah, diantara penerima LPDP yang sudah berjumlah ratusan, dua diantaranya adalah alumni Universitas Muslim Indonesia, semoga kedepan akan lebih banyak yang bisa mendapatkan fasilitas LPDP tentu dengan memenuhi kriteria yang telah dipersyaratkan,” ujarnya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!