Menyambut hari Raya Idul Qurban, Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia membuka Program Dapur Qurban  dengan menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Dekan FTI UMI, Dr. Ir. H  Zakir Sabara, ST.,MT.,IPIM.Asean.ENg dalam conference pers menjelaskan bahwa Program dapur qurban  dibuat di sejumlah titik di Makassar. Insya Allah keluarga besar Fakultas Teknologi Industri (FTI) UMI Makassar, sebanyak 6 ekor sapi akan diqurbankan di Hari Raya Idul Adha mendatang.

“Alasannya menggandeng ACT sebab pihaknya merasa model kurban yang paling tepat memang harus gandeng yang berpengalaman”, ujar alumni Fakultas Teknologi Industri UMI ini.

Namun dalam hal ini menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) membuat program ‘Dapur Qurban’ dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha dan akan mengundang kurang lebih 2.000 warga Makassar yang membutuhkan datang di Kampus II UMI, Jalan Urip Sumoharjo.

Kata dia, prosesnya semua dikerjakan oleh relawan ACT mulai dari sapinya dipotong, dimasak dan dibagikan langsung untuk dikonsumsi bagi warga yang datang.

“Insya Allah kita minta ke ACT untuk mendistribusikan ke daerah-daerah yang memang sangat membutuhkan, jika memang ada sisanya” ungkapnya saat ditemui di Aula MIP Liorang Lologau FTI UMI (16/7).

Head of Program ACT Sulsel, Nur Ali Akbar mengatakan program Dapur Qurban ini memiliki serangkaian kegiatan. Mulai dari penyediaan hewan kurban, pengolahan daging kurban, hingga pemberian makanan olahan daging kurban siap saji kepada warga.

(HUMAS)