Makassar, umi.ac.id – Fakultas Teknolopgi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar penyumpahan dan yudisium program Profesi Insinyur secara virtual lewat aplikasi video teleconference zoom, Jumat (19/6/2020).

Pengukuhan 182 insinyur yang disiarkan secara langsung ini bekerjasama dengan media online swasta terbesar yang dihadiri oleh sederet pejabat penting, diantaranya Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto, pejabat kementrian, Kepala LLDikti Wil.IX Sulsel Prof. Dr. Jasruddin Daud, serta lain sebagainya.

Dalam kesempatan itu, Rektor UMI Prof. Dr. H Basri Modding S.E, M.Si hadir memberikan sambutan. Menurutnya, sebagai pimpinan universitas, ia mengaku berbangga atas berbagai inovasi yang diciptakan oleh FTI UMI, terlebih, dalam agenda kemanusiaan memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Pertama-tama saya mengucapkan selamat kepada alumni baru program profesi insinyur FTI UMI. FTI merupakan salah satu Fakultas di UMI yang produktif dalam menciptakan berbagai inovasi. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang banyak melakukan inovasi dalam pembuatan masker three dimensi. Pagi-pagi kita rapat semua pimpinan Universitas. Dan saya sudah sampaikan kepada panitia milad UMI untuk berkomunikasi dengan FTI,” ungkap Prof Basri Modding.

“Saya ingin sampaikan kalau FTI siap membuatkan masker 3 dimensi yang insya Allah digunakan di pelaksanaan Milad 66 UMI. Ini juga salah satu promosi UMI. Itu yang pertama, yang berikutnya insyallah kita akan menggunakan tanggal 4 juli 2020 dalam rangka wisuda sarjana UMI,” sambung Prof Basri Modding.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah IX, Prof Jasruddin Daud mengatakan inovasi yang dilakukan FTI UMI telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam program profesi insiyur. Sebagai pimpinan LLDikti “Perkenankan saya memberkan apresiasi yang setinggi tingginya kepada mereka yang banyak berkontribusi dalam program studi insinyur di FTI UMI. Bagaikan air yang mengalir, inovasi dan bantuan yang diberikan oleh FTI UMI selama masa pandemic.

Perguruan tinggi yang besar adalah PT yang mampu memanfaatkan sumber daya yang ada,” papar Prof Jasruddin.

Sedangkan, Dekan FTI UMI DR. Ir. H Zakir Sabara HW, ST, MT., IPM., ASEAN Eng. mengungkapkan bahwa penyumpahan Insiyur kali ini seperti angkatan-angkatan sebelumnya, berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dari berbagai perusahaan dan institusi.

“Seperti biasa peserta peserta yusisium Profesi insinyur berasal dari berbagai perusahaan dan institusi baik negeri maupun swasta dari Aceh hingga Papua bahkan ada dari Qatar,” tutur Zakir Sabara.

“Pada kesempatan ini pula FTI UMI akan memberikan penghargaan kepada tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan program keinsiyuran, khususnya pada program profesi insiyur FTI UMI,” tutup Dekan Milenial ini.

Setelah penyumpahan Profesi insinyur hari ini, akan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2020, Yudisium Program Sarjana gelombang I dan pada hari Rabu, 24 Juni 2020 akan digelar Yudisium Sarjana Gelombang ke II, ujar alumni UMI ini.

(HUMAS)