Makassar, umi.ac.id – Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus melakukan inovasi dalam menciptakan temuan-temuan baru yang memberikan banyak manfaat.

Terbaru adalah hadirnya layanan administrasi berbasis elektronik yakni tandatangan Digital yang telah resmi berjalan sejak minggu ke empat Bulan Maret 2021.

Dekan FTI UMI Dr. Ir. Zakir Sabara H Wata, S.T, M.T, IPM ASEAN Eng mengungkapkan, terobosan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan administrasi

Semua surat yang dikeluarkan oleh Dekan FTI pada bagian tanda tangan dan stempel akan berganti menjadi barcode.

“Penerapan tandatangan digital barcode ini dilakukan untuk keperluan keamanan dan peningkatan pelayanan. Tanda tangan barcode aman digunakan karena memakai sistem QR-code sehingga sulit dipalsukan,” ungkap Zakir Sabara.

Tanda tangan barcode, kata Zakir Sabara, akan teridentifikasi keasliannya dengan cepat dengan melakukan pengecekan menggunakan kamera handphone.

“Jika tandatangan barcode bukan berasal dari sistem dan hanya merupakan tempelan hasil copy paste maka akan langsung diketahui jika palsu,” bebernya.

“Penggunaan tanda tangan digital barcode juga akan memudahkan pelayanan, karena penandatangan dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja,” sambungnya.

Dekan yang dikenal aktif di berbagai medan bencana ini menegaskan, FTI UMI akan selalu berusaha beradaptasi dan selalu mengedepankan semangat peduli dan berbagi, termasuk dalam penerapan tanda tangan digital ini.

“FTI UMI peduli untuk menerapkan keamanan di masa digital dan berbagi kepada seluruh mahasiswa dan masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaiknya,” tutup Zakir.

(HUMAS)