Makassar, umi.ac.id – Gerakan 10 Ribu Alat Pelindung Diri (APD) oleh Tim Bantuan Medis 110 Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus berjalan. Gerakan ini telah eksis sebagai kegiatan kemanusian sejak awal isu Covid-19 di Indonesia mencuat.

Terbaru, Tim Bantuan Medis (TBM) FK UMI kembali dengan menyalurkan APD ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat Sulsel, Sabtu (13/6/2020) kemarin.

“Gerakan 10.000 APD TBM melapor kegiatan kami hari sabtu tgl, 13/06/2020. Kami menyalurkan bantuan beberapa Alat Pelindung Diri ke RSUD Sayang Rakyat SulSel bersama dengan Tim Relawan FK UMI,” ungkap WD III FK UMI dr Syamsu Rijal, Minggu (14/6/2020).

Bantuan tersebut, kata dr Ical, diserahkan langsung kepada pihak RSUD Sayang Rakyat. Bantuan ini juga terbagi berbagai jenis berdasarkan kebutuhan dasar APD.

“Kami dari panitia menyerahkan langsung donasi APD kepada staff manager RSUD Sayang Rakyat SulSel. Adapun donasi yang diberikan berupa hazmat suit (15 pcs), masker bedah (2 box), masker N95 (1 box), apron plastik (50 pcs),” papar dr Ical.

“Shoes Cover (1 box),bhandscoen (2 box), Face shield (20 pcs), headcap (1 box), dan kacamata google (5 pcs),” tutup dr Ical.

Sampai saat ini dan mungkin seterusnya selama pandemi Covid-19 masih menyebar, kata dr Ical, pihaknya masih terus bergerak dan mengumpulkan donasi untuk membantu tenaga medis di Sulsel dalam melawan virus mematikan ini.

“InsyaaAllah donasi dari program kegiatan Gerakan 10.000 APD ini akan kami salurkan ke 18 Rumah sakit Di Provinsi Sulawesi Selatan dan 12 Puskesmas di Kota Makassar. Donasi tahap 1 telah dilakukan pada Selasa, 9 Juni 2020 di RSKD Dadi Sulsel dan donasi tahap kedua telah dilakukan pada Sabtu, 13 Juni 2020 di RSUD Sayang Rakyat,” tukas dr Ical.

Bagi yang ingin berdonasi dalam gerakan 10 Ribu APD ini, bisa langsung menghubungi 081343808818 untuk mengkonfirmasi donasi via WA.

“Jika ingin berpartisipasi, Silahkan bagi para donatur mengirimkan donasi terbaiknya melalui nomor rekening 5011 0101 1786 532 Bank BRI
A.n Sri Nurjannah Rifal (Transfer antar bank: kode 002),” bebernya.

“Kami menyadari bahwa perjuangan Tenaga Kesehatan melawan pandemi ini belumlah berakhir. Mereka masih berdiri digarda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19. Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen untuk membantu sesama di tengah pandemi COVID-19 ini, Tim Bantuan Medis 110 Fakultas kedokteran UMI (TBM 110 FK UMI) meluncurkan gerakan 10.000 APD untuk Tenaga Kesehatan yang berjuang digarda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19,” tutup dr Ical.

(HUMAS)