Pimpinan UMI menyelenggarakan pertemuan (6/8) di ruang Rapat Senat Kampus 2 UMI Jl. Uripsumiharjo Km.05 Makassar.
Pertemuan tersebut membicarakan rencana pembangunan Gedung Grand UMI Syariah berlantai 23.

Hadir Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof.Dr.H.Masyur Ramly, Ketua Pengurus YW-UMI H.Mokhtar Noerjaya, Rektor UMI Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar,MA, para Wakil Rektor, pimpinan fakultas,lembaga/unit dalam lingkup UMI.

Prof.Mansyur Ramly menyampaikan dukungan terhadap rencana tersebut dan UMI perlu belajar dari berbagai perguruan tinggi yang melakukan terobosan baru.

Dikatakannya banyak Perguruan Tinggi Swasta yang maju dengan kekuatan sendiri, mis: YARSI di Jakarta. Pimpinan UMI tidak mau dosen dan staf hanya berakit-rakit terus, apalagi dosen/karyawan UMI seluruh hidupnya diabdikan untuk UMI.

Ini merupakan peluang yang baik dan ide pembangunan gedung ini perlu didorong. Namun jika nantinya ini terwujud, jangan sampai YW-UMI lepas kendali. Semua aktifitas harus dijamin sesuai dengan koridor Islam, kuncinya.

Semua pimpinan UMI setuju dibentuk Tim yang kapabel untuk bekerja sama dengan Property Plus Indonesia dalam menelaah dan mempersiapkan rencana pembangunan gedung tersebut.

(Humas UMI)