Makassar, UMI.AC.ID – Internationl Earth Day (Hari Bumi Internasional) pada 22 April merupakan momentum merefleksikan masa depan dan kelangsungan hidup semua mahluk yang yang ada di bumi.

Hari Bumi yang jatuh tepat hari ini, pertama kali dirayakan pada 1970 sebagai bentuk Gerakan mendorong munculnya isu-isu lingkungan hidup di Amerika Serikat.

Sebagai perguruan tinggi yang mendorong semangat Green Campus (Kampus Hijau), Universitas Muslim Indonesia (UMI) jelang umur 66 tahun, selalu peduli dengan lingkungan, khususnya kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, SE., MSi. menyebutkan, sebagai kampus dakwah, komitmen UMI untuk memelihara lingkungan hidup yang sehat tetap terpelihara sampai saat ini.

“Berilmu Amaliah, Beramal Ilmiah, dan Berakhlaqul Karimah juga menegasikan kewajiban menjaga kelangsungan hidup.

UMI memiliki sederet program penting untuk menjaga lingkungan hidup, mulai dari program kebersihan lingkungan kampus yang terjadwal, dan sebagainya,” papar Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini, Rabu (22/4/2020).

“Sebab Lingkungan Hidup Adalah Masa Depan Manusia dan Bumi Adalah Ibu. Ini yang paling penting dicatat oleh kita semua sebagai khalifah di muka bumi,” sambung Mantan Direktur Pascasarjana UMI ini

Guru Besar Fakultas Ekonomi UMI ini mengatakan, salah satu bentuk dukungan kampus terbaik di Indonesia Timur ini, terhadap keberlangsungan hidup yakni dengan menjadi bagian penting pelaksanaan program Sustainable Development Goals (SGDs) oleh PBB.

“Dalam setiap poin dari 17 poin utama SGDs tentang sistem pembangunan yang berkelanjutan dengan mempertimbangankn kelangsungan hidup, UMI selalu menerapkan itu dalam setiap aktivitas Pendidikan tinggi,” beber Prof. Basri Modding.

(HUMAS)