Makassar, umi.ac.id – Pekan Pesantren Virtual Universitas Muslim Indonesia (UMI) memasuki hari ke 4 pada Minggu, 30 Agustus 2020.

Kegiatan yang merupakan tradisi penyambutan mahasiswa baru di UMI hari ke IV ini bertajuk ‘Pekan Pesantren Virtual Maba UMI 2020/2021 Membentuk Karakter dan Wawasan Islami Ditengah Pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan kali ini, terpantau hadir Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI Mokhtar Noer Jaya, Wakil Ketua Bidang Pendidikan YW UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA., dan sederet pejabat Yayasan dan Rektorat UMI.

Dalam arahannya, Mokhtar Noer Jaya mengatakan, UMI merupakan perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia. Sebagai Alumni, pertama Fakultas Ekonomi, ia telah melewati sepak terjang dan jatuh bangunnya UMI hingga sampai saat ini.

“Saya ini alumni pertama Fakultas Ekonomi UMI. Kita harus berbangga anak-anakku sekalian, UMI adalah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia Timur. Kita harus bangga Saya buktikan diri saya, yang memulai dari awal berproses hingga saat ini,” ungkap Mokhtar Noer Jaya.

Sementara itu, Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E, Maba UMI angkatan 2020/2021 kali ini disambut dengan sejumlah kebijakan baru. Ini menyusul gempuran Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya.

“Kita telah menerbitkan Peraturan Rektor UMI Nomor 05 Tahun 2020 tentang Implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan UMI, serta Peraturan Rektor UMI Nomor 06 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Daring di Lingkungan Universitas Muslim Indonesia” .

“Jadi ini juga untuk merespon konsepsi dan penerapan merdeka belajar dan kampus merdeka dari Mendikbud RI Nadiem. Jadi ananda bebas brlajar tapi dengan batasan tertentu,” sambung Prof Basri Modding.

(HUMAS)