Menteri Ketenagakerjaan RI Bersilaturahmi ke UMI

Makassar, umi.ac.id – Pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menyambut kedatangan Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., di Ruang Rapat Senat Rektor Lantai 9 Menara UMI, Jl. Urip Sumoharjo KM. 05, Jumat (19/3/2021).

Menteri Ketenagakerjaan RI didampingi oleh Dirjen Ketenagakerjaan RI, PKBH Sulsel, Kadis Ketenagakerjaan Sulsel, dan Ketua PKB Sulsel yang juga Alumni Fak. Hukum UMI,  Azhar Arsyad.SH dan Ketua PKB kota Makassar.

Sementara itu dari pihak UMI hadir Ketua Yayasan Wakaf UMI H. M. Mokhtar Noer Jaya, S.E., M.Si., Ketua Yayasan Bidang Pengembangan Pendidikan Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA., Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E., M.Si., dan para Wakil Rektor UMI.

Dalam sambutannya Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E., M.Si., mengucapkan sangat berbahagia dan bergembira untuk dapat bersilaturahmi dengan Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., beserta rombongan.     

Silaturrahmi ini tidak didesain formal sifatnya silaturrahmi kekeluargaan antara Pimpinan UMI dengan Ibu Menteri, beliau dengan Pak Ketua Pengurus pernah bersama menjabat anggota DPR RI dan juga bersama ibu Prof Masrurah dalam organisasi NU. Beliau berada di Makassar, maka salah satu agenda kunjungannya ke UMI untuk silaturrahmi dengan Pimpinan UMI. Alhamdulillah dapat terlaksana hari ini, ujar Prof. Basri Modding.

“UMI adalah perguruan tinggi swasta pertama yang meraih akreditasi institusi Unggul dengan nilai ‘A’ di luar pulau jawa dan alhamdulillah UMI juga berada dalam pemeringkatan klasterisasi di posisi 64 dari 2136 perguruan tinggi se-Indonesia,” kata Prof. Basri Modding.

Selanjutnya, di tahun 2021 ini UMI berhasil masuk dalam kategori 100 besar perguruan tinggi Islam terbaik dunia versi unirank. Dalam pemeringkatan yang melibatkan 408 perguruan tinggi Islam seluruh dunia ini, UMI menempati posisi 98. 

“Pencapaian ini menjadi pembuktian bahwa UMI adalah PT bereputasi yang diakui secara nasional maupun internasional,” urai Mantan Direktur PPs UMI 2 Periode tersebut.

Selain pencapaian di atas, Prof. Basri Modding mengatakan bahwa dalam memfasilitasi calon tenaga kerja, UMI juga mempunyai carrier job.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., mengapresiasi dan mengaku bangga bahwa UMI pendidikan Islam yang memiliki sederet prestasi di Indonesia bahkan di dunia.

Ida Fauziah mengatakan, pandemi Covid-19 sangat berdampak pada profil ketenagakerjaan di Indonesia, seperti pengangguran bertambah hingga mencapai 9,7juta. Ia berharap UMI tidak menambah pengangguran baru.

 “Upayanya adalah dengan me-link and match kan dunia pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri. Mari bersama-sama kita antisipasi dengan berbagai cara yang kita miliki agar tidak menyumbangkan pengangguran baru,” ajaknya.

Menurutnya, forum-forum seperti carrier job sangat perlu dilakukan, beberapa perguruan tinggi sudah melakukan termasuk UMI. “Melalui ini, kitaeeee sama-sama membaca peta peluang kerja baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Ida Fauziah berharap UMI akan sangat membantus meringankan tugas-tugas Kemenaker dengan menyiapkan tenaga kerja yang siap di pasar kerja baik kesempatan kerja di dalam maupun di luar negeri. Dengan segala sumber daya yang dimiliki, UMI pasti bisa melakukan. Tinggal kita sinergikan bagaimana pasar kerja ini juga bisa kami buka untuk kami berikan kesempatan kepada alumni UMI,” pungkasnya. 

Selain itu UMI memiliki potensi program yang dapat disinergikan dengan program pembinaan desa binaan dengan menempatkan Tenaga Pengabdi Desa dan Sarjana Pengabdi Desa. Program ini sangat strategis yang telah dilaksanakan UMI dengan memberdayakan sumber daya setempat untuk mengambil peran dalam program pendidikan dan pendampingan kepada masyarakat.

(HUMAS)