MT. Ukhuwah UMI Peduli Korban Gempa Di Sulbar

Makassar, umi.ac.id – Majelis Taklim Ukhuwah Universitas Muslim Indonesia tidak ketinggalan mengambil bagian untuk ikut membantu korban gempa di Sulawesi Barat, hal ini terpantau satu hari peristiwa gempa di Mamuju dan Majene., Ketua MT Ukhuwah UMI, Dr. Hj. Amirah K. Basri Modding langsung menyampaikan di group whatsapp MT Ukhuwah UMI dengan membentuk tim peduli korban gempa di Sulbar dan mengajak kepada pengurus dan anggota untuk ikut mengambil bagian untuk ikut serta meringankan saudara-saudara yang terdampak korban gempa di Sulbar sebagai sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Program aksi sosial Peduli Bencana bukan baru kali ini, MT Ukhuwah UMI ikut mengambil bagian, beberapa agenda social sebelumnya, seperti korban banjir bandang di Masamba kerjasama FK UMI, penyaluran bantuan untuk korban yang terpapar Covid 19, penyaluran APD bagi tenaga kesehatan dan berbagai program bantuan yang lainnya.

Alhamdulillah, dukungan pengurus dan anggota MT Ukhuwah telah terkumpul, bagaimana desain/bentuk bantuan yang akan disalurkan serta teknis penyalurannya, kami melaksanakan rapat bersama pengurus dan anggota MT Ukhuwah UMI melalui zoom (19/1). “Hal ini bertujuan untuk mendapatkan masukan sebagai bentuk kebersamaan dalam penyaluran bantuan kepada korban gempa di Sulbar” hal ini disampaikan Ketua MT Ukhuwah UMI, Dr. Hj. Amirah K, Bsari Modding,SE.,MM., saat dihubungi melalui telpon (20/1).

Amirah menambahkan membantu sesama, sikap saling peduli dan tolong menolong dalam kebaikan merupakan perintah agama yang terdpt dalam Q.S. Al Maidah: 2. Semoga keikhlasan kami, dapat memberi manfaat dan sedikit memberikan keringanan kepada saudara-saudara kita di Sulbar, ujarnya.

Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini menambahkan, dalam pertemuan yang berlangsung dua jam tersebut diputuskan MT Ukhuwah akan membantu mahasiswa UMI yang terdampak langsung korban gempa Sulbar dan menyerahkan paket kebutuhan masyarakat korban gempa dengan bersinergi tim Medis Fakultas Kedokteran UMI bersama AMDA Indonesia dan AMSA UMI yang sudah berada di lokasi.

(HUMAS)