Interaktif Ramadhan Virtual UMI tentang puasa dan kesehatan dibahas oleh Dr.dr.Khidri Alwi, M.Ag, M.Kes, yang juga sebagai Wakil Dekan IV Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI (Ahad, 26/4).

Host M. Ishaq Shamad dan Nurjannah Abna, memandu jalannya interaktif virtual ini dengan sangat menarik. Dr. Khidri menjelaskan, antara lain puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan, dan benarlah Hadis Nabi Muhammad SAW “Suumuu tashihhu (Berpuasalah supaya kamu sehat). Dikatakan orang yang berpuasa, akan menjadikan sel-sel dalam tubuhnya mengalami pergantian, jelasnya.

Pada sesi tanya jawab, ditanyakan, apakah betul puasa dapat memperpanjang umur dan bisa awet muda? Dr. Khidri menyampaikan bahwa puasa dapat meningkatkan kebahagiaan, sehingga orang yang berpuasa dengan ikhlas, zat-zat dalam tubunhnya mengalami pembaharuan, sehingga ia akan merasa senang, gembira, dsb, jelasnya.

Salah seorang peserta, Sri Fadilla mempertanyakan makan sahur disaat azan shubuh, apakah masih sah puasanya? Dr.Khidri menjawab bahwa imsak, artinya peringatan untuk siap-siap menahan, tetapi masih bisa makan sahur. Bahkan pada masa Nabi, ada sahabat yang masih makan sahur saat azan shubuh, Nabi menyuruh sahabat itu tetap melanjutkan sahurnya dan tetap sah puasanya.

Lain lagi Rahardi yang menanyakan buka puasa menjelang maghrib, karena cuaca hujan keras, jadi azan di masjid tidak kedengaran, tetapi sesuai jadual buka puasa dari Pemerintah, sudah waktunya berbuka. Nanti setelah berbuka puasa baru kedengaran suara azan di masjid, bagaimana ini ustadz? tanyanya. Dr Khidri menjelaskan puasanya tetap sah, karena dari segi pengetahuannya, sudah waktunya berbuka puasa menurut jadual pemerintah, namun azan belum dikumandangkan, mungkin petugas azan di masjid berbuka puasa dulu baru azan, apalagi ada kendala cuaca hujan deras, jawabnya.

Peserta lainnya Dosen UIM Dr. Badaruddin Kaddas, yang ikut join, mempertanyakan buka puasa dengan meminum air kelapa muda, bagaimana dari sisi kesehatan? tanyanya. Dr. Khidri menjelaskan air kelapa mengandung zat yang sangat bermanfaat bagi tubuh, terutama dapat mengembalikan cairan tubuh yang dehidrasi, sebab jika berpuasa selama sekitar 13 jam, sebenarnya tubuh mengalami dehidrasi, namun dengan minum air kelapa muda bisa mengganti cairan tubuh yang hilang. Walaupun kadang orang yang minum air kelapa muda di waktu berbuka puasa, tubuhnya bisa loyo untuk sementara, karena sementara pergantian cairan tubuh berlangsung, tetapi tidak lama kondisi tubuh akan kuat kembali, jelasnya.

Host Nurjannah Abna juga ikut mempertanyakan berbuka puasa dengan yang manis? Makanan apa yang paling cocok?, tanyanya. Dr. Khidri menjelaskan paling bagus makan bua-buahan yang manis, buah apa saja. Sebenarnya Nabi makan kurma, dan semua jenis kurma pasti manis, apalagi kurma ajwa sangat bermanfaat bagi kesehatan. Makanan yang manis saat berbuka puasa akan mempercepat proses pengembalian tenaga, karena gula pada makanan akan meningkatkan stamina tubuh untuk bisa lebih cepat fit, jelasnya.

Host M.Ishaq Shamad menanyakan tentang Covid 19, dijelaskan oleh Dr. Khidri sangat penting meningkatkan daya tahan tubuh. Sebenarnya, usia muda sangat rentan terkena virus, tetapi karena daya tahan tubuhnya kuat, jadi tidak kelihatan dampaknya dan bisa sembuh sendiri. Namun, ia menjadi carier, yang bisa menularkan kepada orang-orang yang rentan, seperti usia lanjut, dan orang sakit, karena itu tetap di rumah saja, sangat efektif menghentikan penularan covid 19, kuncinya.

(HUMAS)