UMI Makassar – Kajian Hadis Maudhui (Tematik) berlangsung di ruang pelatihan LPDKI UMI (7/7). Hadir Wakil Rektor IV UMI, KH.M.Zein Irwanto, S, M.A sekaligus pemateri dengan judul “Kajian Hadis Tentang Zikir”. Hadir pula Ketua LPDKI UMI Dr.M.Ishaq Shamad, MA dengan materi “Kajian Hadis tentang Dakwah”, sejumlah Wakil Dekan IV UMI, dan 50an mahasiswa(i) utusan berbagai fakultas dalam lingkup UMI.
KH. M.Zein Irwanto dalam pemaparannya menyatakan Zikir adalah mengingat Allah Swt atau melihat sesuatu kemudian merasakan kehadiran Allah SWT.
kajian maudi' (2)
“Zikir dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, termasuk zikir setiap hari. Hanya dengan zikir hati menjadi tenang,” jelasnya.
Ketua LPDKI UMI Dr.M.Ishaq Shamad, MA menyatakan kegiatan kajian hadis ini untuk memberikan bekal mahasiswa ¬†tentang dalil-dalil terkait tema zikir dan dakwah. Hal ini penting agar mahasiswa dapat menjadi pelopor dalam mensukseskan program unggulan UMI pencerahan qalbu dan menjadi pioner dalam mengembangkan dakwah. Selain itu, dijelaskan tentang hadis tentang dakwah antara lain ” Barangsiapa menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melaksanakannya”. Demikian pula hadis lainnya ” Barangsiapa yang melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu, apabila belum bisa, maka cegahlah dengan mulutmu, apabila belum bisa, cegahlah dengan hatimu, dan mencegah kemungkaran dengan hati adalah pertanda selemah-lemah iman”.
“Untuk itu, dibutuhkan kemampuan/kekuasaan untuk melakukan dakwah dengan mengajal kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran,” ajaknya.
Pembicara lainnya Dr.M.Yusri, M.A membahas metodologi Hadis Maudhui. Ia menjelaskan cara memahami hadis sesuai dengan tema tertentu.
(Humas UMI)
error: Content is protected !!