Kajian Hadis tentang Sunnah Rasul berlangsung di Masjid Umar bin Khattab Kampus 2 UMI Jl. Urip Sumoharjo Km.05 Makassar (9/2). Hadir Wakil Rektor 5 UMI Dr.H.M.Arfah Shiddiq,MA, Ketua LPDKI Dr.H.M.Ishaq Samad,MA, sejumlah pimpinan fakultas dan lembaga serta dosen dan mahasiswa (I) UMI. Pembawa kajian Dr.H.M.Thahir Bandu,MA.

Menurut M.Thahir Bandu, “Ada empat perkara sunnah Rasul, yakni budaya malu. Dikatakan oleh Aisyah bahwa  Nabi Muhammad Saw lebih malu dari pada perempuan pengantin baru yang dijodohkan. Bahkan betis Nabi pun susah dilihat oleh para shahabat. Selain itu Nabi tidak pernah memperlihatkan muka marah dihadapan para shahabatnya. Sunnah Nabi yang kedua adalah Nabi suka wangi-wangian, bahkan diyakini ini bisa memberi kekuatan dan merapatkan harmonisasi pasangan suami istri. Kemudian sunnah yang ketiga, Nabi suka gosok gigi menggunakan siwak. Menggunakan gosok gigi sangat diridhai Allah Swt. Sedangkan sunnah keempat yakni nikah. Nikah artinya menyatukan dua jenis manusia, yakni laki laki dan perempuan yang bukan muhrim sesuai syara’. Selain itu nilkah juga berarti saling peluk memeluk, tentu saja yang melakukannya adalah pasangan suami istri yang sah sesuai syara’. Hal ini termasuk sunnatun mursalin,”  jelasnya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!