UMI Makassar – Kajian Hadis berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (8/12) oleh Dr.H.M.Thahir Bandu, M.A. Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A, sejumlah dosen, karyawan dan mahasiswa UMI.

Ustaz Thahir Bandu menyatakan Hadis tentang wudhu diperlihatkan oleh Usman Bin Affan yang disaksikan oleh Nabi Muhammad Saw, para shahabat, dan beberapa muallaf. Dikatakannya banyak orang muslim yang berwudhu tidak sah wudhunya, terutama saat membasuh tangan tidak sampai ke siku.

“Jika wudhu tidak sah, maka shalatnya juga tidak sah. Itulah sebabnya banyak orang shalat tapi tetap korupsi karena mungkin shalatnya tidak sah, padahal Al-Qur’an sudah menjelaskan bahwa “Shalat mencegah perbuatan keji dan mungkar,” jelasnya.

Selanjutnya dikatakan hendaklah membasuh kepala dengan hanya mengusapnya. Jadi tidak perlu terlalu banyak menggunakan air ketika mengusap kepala. Nabi membasuh kepala ketika berwudhu dengan mengusap kepala terus ke telinga. Selanjutnya Nabi membasuh kaki dengan mengusap kaki dan sela-sela jari kakinya.

Nabi bersabda jika berwudhu sesuai dengan cara Nabi berwudhu kemudian shalat sunnat dua rakaat, maka Allah akan mengampunkan dosanya yang lalu, jelasnya. Demikian pula segala dosa yang dilakukan oleh panca indra, akan terhapus dengan berwudhu seperti cara wudhu Rasulullah Saw.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!