Kajian Tasawuf Digelar di UMI

UMI Makasar – Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengembangan Dakwah dan Kampus Islami UMI melaksanakan Kajian Tasawuf (22/12) di Aula Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar, M.A.

Hadir Wakil Rektor IV UMI KH.M.Zein Irwanto, S.M.A sekaligus membuka acara secara resmi. Hadir pula Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A, sejumlah fasilitator dan 30-an peserta.

KH.M.Zein Irwanto, S, M.A menyatakan mengapa perlu kajian tasawuf karena manusia saat ini hidup dengan materialisme dan hedonisme. Selain itu, banyaknya kasus narkoba, perbedaan faham Sunny vs Syiah, dan sebagainya. Karena itu perlu penyamaan persepsi untuk kembali ke jiwa masing-masing. Diharapkan manusia tidak terlalu mementingkan urusan duniawi. Oleh karena itu tasawuf sebagai ilmu yang akan memperbaiki jiwa, sehingga ruh manusia saling percaya, saling menyayangi dan memiliki akhlaq seperti akhlaq Rasulullah Saw.

Dikatakan bahwa Organisasi Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama saat ini bersatu karena pengikutnya saling percaya dan umumnya anggotanya telah memiliki pendidikan tinggi. Selain itu UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah mengarahkan alumninya untuk berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berakhlaqul kariymah. Tanda-tandanya dengan mengamalkan ilmu, memiliki landasan kuat untuk pengembangan ilmu dan menerapkan prinsip ilmu, antara lain tidak sok pintar, tidak menganggap diri paling pintar, paling gagah, paling cantik, dst.

“Tasawuf wilayahnya hati. Dengan menata hati untuk selalu ingat bahwa manusia akan mati dan tidak akan membawa apa-apa, kecuali amal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A menyatakan peserta berjumlah 30 orang utusan dari pengurus lembaga mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa, Forum Mahasiswa Binaan, Tajfizh UMI, dan Himpunan Mahasiswa dalam lingkup UMI. Dikatakan pula, tujuan kegiatan ini untuk memberi pemahaman kepada mahasiswa UMI pentingnya menata hati dan pikiran untuk fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Peserta dapat mengimplementasikan visi dan misi UMI berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berakhlaqul karimah,” jelasnya.

(Humas UMI)

Previous KUI UMI Lakukan Pelaporan Hibah PKKUI 2016 di Yogyakarta
Next Mensos RI Hadiri Temu Nasional IKA UMI

You might also like

Kultum Hari Ini Bahas Hadist Tentang Ramadhan

UMI Makassar – Kuliah Tujuh Menit (Kultum) dan Kajian Ramadhan berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (23/6) dibawakan oleh Dekan Fakultas Agama Islam UMI Drs.H.M.Hasibuddin, SS, M.A.

AGH Sanusi Baco Latih Pengurus Majelis Taklim di UMI

UMI Makassar – Berdakwah merupakan tugas setiap individu dan kelompok secara terprogram dan berkesinambungan dilaksanakan dengan sistematis. Demikian juga majelis taklim sebaga lembaga dakwah dan pendidikan non formal menjadi media

Kultum: Islamisasi Ilmu Pengetahuan

UMI Makassar – Kultum tentang Islamisasi Ilmu Pengetahuan berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (17/2) oleh Dr.Ir. H.Amir Tjoneng, M.Si. Hadir Wakil Rektor IV UMI Drs.KH.M.Zein Irwanto,