Pimpinan Universitas Muslim Indonesia menyikapi serius epidemi corona. Setelah menerbitkan surat Instruksi Rektor UMI dengan nomor 0705/F.01/UMI/III/2020 tentang tindakan penanggulangan penyebaran Corono Virus Diseases-19 (COVID-19) Universitas Muslim Indonesia, Rektor UMI juga mengeluarkan Surat Penunjukan Tim Crisis Centre Universitas Muslim Indonesia, Nomor 709/H.20/UMI/III/2020, dengan Ketua, Prof.Dr. Ir. H. Hattah, MS., dan Sekretaris Dr. Ir. H. Zakir Sabara, ST.,MT.,Asean.Eng dan beberapa anggota tim.

Tim Crisis Centre UMI hari ini (17/3) menggelar rapat koordinasi, di Menara UMI lt 9 (16/3), diawali dengan pengarahan Rektor UMI, Prof.Dr. H. Basri Modding, SE.,MSi.

Pertemuan dua jam (13.00-15.00) tersebut melahirkan desain program strategis dalam penanggulangan pencegahan penyebaran Virus Covid-19 dalam lingkungan Kampus dan Rektorat Universitas Muslim Indonesia dan fasilitas umum di luar kampus . Diantaranya, pemasangan 4 (empat) Posko Screening Kesehatan COVID-19 pada beberapa posisi strategis dilingkup UMI, diantaranya pintu masuk Kampus 2 UMI, Kampus 1 Fakultas Kedokteran Gigi UMI, Menara UMI dan Kampus Program Pascasarjana, hal ini disampaikan Ketua Tim Crisis Centre UMI, Prof. Dr. Ir. H. Hatta Fattah,MS., di ruang kerjanya usai mengikuti pertemuan.

Lanjut dikatakan, setiap Posko ditugaskan 8 orang Tim Medis yang beranggotakan dosen dan mahasiswa yang berasal dari gabungan sejumlah fakultas dalam lingkup UMI. Mereka akan bertugas setiap hari, untuk melakukan screening kesehatan Covid-19. “Setiap orang yang memasuki area yang memasuki Kampus Universitas Muslim Indonesia wajib discreening oleh Tim Medis yang ditempatkan di setiap di Posko Kesehatan, ujar Prof. Hattah yang juga Wakil Rektor V UMI ini.

Selanjutnya, penanggulangan Krisis Corona oleh UMI memasuki fase strelisasi area kampus dengan pembersihan dan penyemprotan desinfektan pada fasilitas kampus serta fasilitas publik di luar kampus.

Prof Hattah sapaan akrabnya juga menghimbau kepada seluruh civitas akademika UMI, Selama pelaksanaan Kebijakan Lockdown area Kampus UMI hingga 5 April 2020,dihimbau kepada seluruh civitas akademika tidak melakukan kegiatan bepergian, dan menghadiri kegiatan keramaian kecuali sangat penting, menjaga kebersihan, mengutamakan perilaku hidup bersih dan sehat untuk menjaga kesehatan tubuh serta melindungi diri, keluarga dan lingkungan dan bertawakkal kepada Allah SWT. Masyarakat dan khususnya Civitas UMI senantiasa meningkatkan kualitas ibadah dan berdoa agar Krisis Corona segera berakhir dan tidak menimbulkan korban yang lebih banyak, ujarnya.

(HUMAS)