UMI Makassar – Kapolda Sulsel Dr.Drs. H.Anton Charliyan, MPKN memberikan Kuliah Umum dihadapan 752 Mahasiswa Baru UMI pada Pekan Pesantren Gelombang kedua di Pesantren Padanglampe UMI (24/8).

Hadir Ketua YW UMI H.Mokhtar Noerjaya, Rektor UMI Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar, M.A, dan sejumlah anggota Senat UMI serta rombongan Kapolda Sulsel. Kapolda membahas tentang “Membangun Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat terhadap Kamtibmas di Lingkungan Kampus, dirangkaian penandatanganan MOU Kapolda Sulsel dengan Rektor UMI.

kapolda maba (2)

Dikemukakan bahwa Kepolisian menganut filosofi Tata Tentram Kerta Raharja, yakni; Tata berarti menata, Tentram, adalah aman, Kerta= bekerja dan Raharja, adalah Makmur Sejahtera.

“Membangun kekuatan dengan kedamaian dan kerendahan hati, sebagaimana Islam mengajarkan umat untuk membawa kedamaian dan rahmat, karena didalam kedamaian itu, ada kekuatan dan tidak mungkin kita bisa membangun tanpa kedamaian,” jelasnya.

Dikatakan pula, sebagai umat Islam, mahasiswa harus tawadhu, sebagaimana Rasulullah juga tawadhu yang selalu tersenyum. Dikatakannya mengutip teori Abraham Maslow, bahwa manusia memiliki kebutuhan fisiologis, termasuk kebutuhan keamanan. Untuk itu, keamanan ternyata menjadi suatu kebutuhan.

Sedangkan Prinsip Polisi, yakni Dwiwarna Purwa dan cendekia wusana. Hal ini dijelaskan lebih lanjut bahwa manusia boleh saja hebat dalam ilmu, tapi jika mundur selangkah dengan masalah moral, maka perlu menetapkan tujuan. Tujuannya menjadi manusia beriman dan bertaqwa, berakhlaq mulia, mandiri yang demokratis. Selain itu, tujuan mahasiswa, yakni menjadi ilmuan yang menguasai teknologi.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!