UMI MAKASSAR – Kapolda Sulselbar Anton Setiaji gelar bersilaturahmi ke Kampus UMI (2/10).

Kapolda beserta rombongan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Wakaf UMI H.M. Mokhtar Noer Jaya, Rektor UMI Prof. Hj. Masrurah Mokhtar, MA dan sejumlah pimpinan di UMI.

Dalam sambutannya, Rektor UMI Prof Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA mengatakan, UMI yang dulunya adalah peringkat kelima menjadi peringkat ketujuh. Karena itu, pihaknya mengharapkan bantuan keamanan kepada Polda, sehingga sehingga bisa terjalin kerjasama yang baik. Sementara itu, Ketua Yayasan Wakaf UMI H. M. Mokhtar Noer Jaya mengatakan, dulu polisi masuk ke Pesantren Padang Lampe UMI sebagai untuk pembentukan karakter dan pencerahan qalbu, karena itu pihaknya berharap nanti ada kerjasama tersebut, karena sempat terhenti beberapa tahun.

KedatanganKapolda beserta rombongannya di UMI sebagai bentuk untuk mencurahkan pikiran dan tenaganya untuk masyarakat Sulsel. Dia juga mengemukakan permohonan kepada seluruh Warek 3, agar bisa mengerti tentang polisi. Dikatakan pula bahwa, Kapolda siap kerjasama dengan UMI dan siap mensinergikan mahasiswa UMI dengan polisi.

“Masalah bahasa harus dipahami maka semua akan diselesaikan kalau kita saling komunikasi. Saya tidak melarang unjukrasa, tetapi ikuti aturan karena ada batas- batasanya,” jelas Anton.

Dia juga meminta bahwa, unjuk rasa tidak menjadikan polisi sebagai lawan, sebab polisi hanya bertindak sebagai pengaman dan Polisi tidak memutuskan sebuah kebijakan pemerintah. Pihaknya juga siap mengawal semua kepentingan masyarakat.

“Banyak kerjaan yang bisa kerjasama seperti persoalan tanah. Bantu kami yang mana yang benar. Termasuk membersihkan peredaran narkoba. Kami terbuka untuk diskusi,” ungkapnya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!